Jalani Vaksinasi Covid-19 Kedua, Wagub Sulsel Tetap Ingatkan Protokol Kesehatan

Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman Sulaiman kembali disuntik vaksin Sinovac Covid-19 . (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS,Makassar– Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman Sulaiman kembali disuntik vaksin Sinovac Covid-19 untuk kedua kalinya di Rumah Sakit (RS) Dadi Makassar. Kamis (28/1/2021).

Adapun, Vaksinasi pertama dilakukan pada tanggal 14 Januari 2021, bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda). Ia suntik, sehari usai pencanangan vaksin pertama oleh Presiden Joko Widodo 13 Januari lalu.

Vaksin kedua tersebut, turut diikuti Ketua DPRD Provinsi Andi Ina Kartika Sari. Keduanya, tetap diharuskan mengikuti beberapa prosedur, apakah memenuhi syarat untuk disuntik Vaksin.

Andi Sudirman mengatakan para pasien juga punya hak untuk mengetahui ataupun mengecek apakah Vaksin yang akan diterima masih tersegel dan aman.

Baca Juga :  Plt Gubernur Andi Sudirman Rapat Internal Pertama, Prof Rudy Terbang ke Jakarta

“Hak pasien untuk mengetahui spuit yang tersegel dan tidak tersegel, termasuk botol vaksin,” ucapnya kepada awak media.

Lebih lanjut, Andi Sudirman menginginkan agar masyarakat tetap mematuhi Proktol Kesehatan (Prokes) Covid-19, walaupun sudah ada Vaksin Sinovac. Hal itu perlu supaya penyebaran tidak terus meluas.

“Setelah divaksin pun harus tetap memakai masker, pada intinya ini sebagai stimulan pembentukan anti body untuk mengenali virusnya. Minimal untuk melawan jika virus masuk ke dalam tubuh” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Andi Ina Kartika Sari mengaku bersyukur vaksinasi kedua tetap berjalan lancar dan aman. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut bersama dan tidak menolak hadirnya vaksin Sinovac tersebut.

Baca Juga :  Plt Gubernur Sulsel Akan Perkuat Peran Asisten dan Staf Ahli

“Hari ini telah selesai melakukan vaksin. Juga hadir bersama kami Kadinkes dan Kepala RSKD Dadi mendampingi dalam melaksanakan vaksin yang kedua. Saya berharap masyarakat Sulsel, ayo jika sudah waktunya untuk vaksin, dan bersama-sama meyakini vaksin bisa menekan rantai penularan Covid di Sulsel,” jelas Andi Ina.

 

Andi Khaerul