Cegah Penjarahan, Polres Pinrang Kawal Ketat Penyaluran Bantuan ke Lokasi Gempa Sulbar

Polres Pinrang Kawal Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Sulbar.

BERITA.NEWS, Pinrang–Pendistribusian bantuan logistik korban gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, dikawal ketat oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Pinrang, Senin 18 Januari 2021.

Kapolres Pinrang AKBP Arief Sugihartono mengatakan, pengawalan tersebut dilakukan guna mengantipasi penjarahan di jalan sehingga bantuan yang disalurkan dapat merata ditujuan nantinya.

“Ada 15 personil yang kita turunkan dengan dibagi tiga bagian yakni depan tengah dan belakang, ini bentuk antisipasi,” kata Arief

Arief menerangkan, Polres Pinrang akan selalu memberikan pelayanan terbaiknya dengan mengawal setiap logistik bantuan yang akan disalurkan agar dapat diterima pengungsi secara merata.

Baca Juga :  Ular Piton Ditangkap Warga Usai Telan Seekor Kambing, Segini Besarnya

“Semoga tidak pernah terjadi apapun selama kita melakukan pengawalan kesana, kita akan kawal mulai dari Pinrang sampai ke lokasi yakni Majene dan Mamuju,” terang Arief.

Diketahui, korban gempa Mamuju dan Majene terus bertambah menjadi 81 orang dengan rincian 70 orang korban gempa Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene.

Adapun korban luka berat dan menjalani rawat inap sebanyak 189 orang sementara luka ringan dan rawat jalan 637 orang.

Sementara masyarakat pengungsi mencapai 15.000 orang di sejumlah titik daerah kabupaten Mamuju dan Majene.

Baca Juga :  Buruh Bangunan Pemilik 2050 Butir Obat Daftar "G" Diringkus Sat Narkoba Polres Gowa

Gempa Mamuju telah mengakibatkan kantor Gubernur Sulbar roboh dan rata dengan tanah selain itu bangunan rumah sakit berlantai lima di kota Mamuju, pusat perbelanjaan dan pusat pelayanan publik lainnya juga roboh beserta ratusan pemukiman warga rusak total. (June)