Gara-gara Tegur Konsumen untuk Tidak Merokok, Karyawan SPBU di Makassar Dikeroyok hingga Terluka Parah

FI Petugas SPBU Tamalanrea Kota Makassar yang Dikeroyok usai Menegur Konsumennya yang Sedang merokok saat pengisian BBM.

BERITA.NEWS, Makassar–Nasib nahas menimpa seorang karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) berinsial FK 26 tahun. Ia dikeroyok sekelompok orang tak dikenal (OTK) hingga terluka parah lantaran telah menegur seorang pelanggan SPBU yang sedang merokok.

Padahal, niat baik FI yang merupakan petugas SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Kota Makassar tersebut, berupaya mengingatkan konsumennya untuk tidak merokok diarea SPBU itu demi keselamatan umum.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, kejadian ini berawal saat pelaku akan mengisi BBM kemudian FI berusaha menegur lantaran pada saat tiba giliran pelaku untuk pengisian BBM masih saja terus merokok.

“Terduga pelaku ini datang untuk mengisi BBM ditegur langsung oleh korban karena dalam keadaan merokok. Tapi pelaku menolak, akhirnya korban mengadu ke pengawas SPBU lalu diusirlah ini pelaku,” kata Kompol Supriadi, Jumat 15 Januari 2021.

Baca Juga :  Dua DPO MIT Tewas Saat Baku Tembak, Dimakamkan di Kota Palu

Tak lama berselang usai diusir, kata Supriadi, konsumen yang belum diketahui identitasnya itu datang bersama rekan-rekannya sekitar sepuluh orang. Beberapa di antaranya membawa senjata tajam.

“Korban yang masih bertugas mengenakan pakaian seragam ini didatangi sama sekelompok orang itu dan langsung mengeroyok membabi buta. Ada yang mengayunkan parang sampai korban terluka parah di bagian kepala, lengan kanan, serta jari tangan kanan,” papar Supriadi.

Selain itu, para pelaku pengeroyokan itu juga merusak sejumlah kendaraan roda dua yang terparkir di sekitar lokasi. Kemudian mereka kabur menggunakan sepeda motor masing-masing. Sejumlah warga sempat ketakutan melihat kejadian tersebut.

Baca Juga :  Tersandung Kasus Narkoba, Belasan Remaja Diamankan Polres Gowa

“Usai mengeroyok, para pelaku ini juga merusak sejumlah kendaraan yang terbakar diarea SPBU itu, sehingga warga yang berada disitu pada saat kejadian jadi panik,” tutur Supriadi.

Supriadi mengaku jajaran Polsek Tamalanrea telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki para pelaku. Ia pun mengatakan, bahwa sejumlah keterangan saksi dan beberapa alat bukti sudah dikantongi polisi.

“Anggota sudah lakukan olahraga TKP dan Insyaa Allah ini akan segera terungkap, karena ini sementara dilidik anggota,” terangnya.(sup)