Bantah Kas Daerah Kosong, Nurdin: Sebelum Rekanan Dibayar, Cek Dulu Kualitas Kerjanya

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Dok)

BERITA.NEWS, Makassar – Sejumlah kontraktor atau rekanan yang menangani proyek Pemprov Sulsel mengeluh karena belum dibayar. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) pun angkat bicara.

Salah satu isu yang menyeruak, yakni kas anggaran daerah kosong. Sehingga tidak mampu membayar para kontraktor yang disebut-sebut telah menyelesaikan pekerjaannya sejak Desember 2020 lalu.

Menanggapi hal itu, NA dengan tegas menepis kabar tersebut. Ia mengaku kas anggaran daerah masih cukup. Hanya saja, dirinya enggan membayar kontraktor yang hasil kerjanya tidak berkualitas dan tidak sesuai ketentuan.

“Gak bener itu, gak benar. Uang kita banyak. Cuman rekanan maunya dibayar, tapi kualitas kerjanya gimana? Kan saya minta semua sebelum dibayar cek dulu kualitas kerjanya, kalau gak bagus ngapain harus dibayar,” tegasnya, Senin (11/1/2021).

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Siap Tampung Pengungsi Gempa Sulbar

Meski begitu, ia tetap menjamin Pemprov Sulsel akan mempercepat proses pembayaran kepada kontraktor yang menyelesaikan pengerjaan proyek dengan kualitas bagus.

“Jangan bilang tidak bagus, yang penting itu saja persoalannya, kalau yang lain malah kita dorong untuk kita suruh bayar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Pemprov Sulsel Edi Junaedi, mengaku hingga 31 Desember 2020 Pemprov Sulsel memiliki kas yang cukup besar dengan nilai Rp 285.019.621.969,48 untuk penyelesaian pembayaran kontraktor. Keterlambatan dipengaruhi jika pengajuan pembayaran juga lambat masuk.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 di Makassar, Gubernur Nurdin: Semua Lancar, Tidak Ada Keluhan

“Kapan kontraktor ajukan pembayaran, karena yang mengajukan paling lambat tanggal 10 kita sudah bayar semua ini karena banyak libur diakhir tahun. Saldo kas 2020 adalah saldo terbesar selama 5 tahun terakhir karena keterlambatan rekanan mengajukan pencairan di akhir tahun, akibat banyaknya berkas yang harus diverifikasi” tuturnya.

  • ANDI KHAERUL