Kisah Penumpang Asal Makassar, Beli Tiket NAM Air Tapi Dialihkan ke Sriwijaya Air SJ182

Magdalena, ibu Ricko Mahulette, korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air saat ditemui dikediamannya di kompleks Puri Kencana Asri, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

BERITA.NEWS, Makassar–Seorang penumpang bernama Ricko Mahulette 32 tahun menjadi korban insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Pihak keluarga yang mengetahui anggota keluarganya ikut dalam penerbangan pesawat tersebut hingga tengah malam dini hari, nampak satu persatu kerabat terus berdatangan di kompleks perumahan Puri Kencana Asri, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Ibunda Ricko mengatakan, putranya tersebut hendak terbang dari Jakarta tujuan Pontinak menggunakan NAM Air sabtu 9 Januari 2021 pukul 07.00 WIB. Namun, penerbangannya dialihkan ke maskapai Sriwijaya Air JT 182 rute tujuan jakarta-pontianak dan berangkat sekitar pukul 14.00 WIB.

“Awalnya Ricko akan naik NAM Air dengan jadwal berangkat pagi, tapi tiba-tiba dialihkan ke Sriwijaya Air.Dari situ juga saya gak tahu, nanti pas ramai di televisi dan media sosial baru cek ternyata ada nama anak saya ada dalam penerbangan itu,” kata ibu Ricko, Magdalena, ketika ditemui awak media di kompleks perumahan Puri Kencana Asri, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad 10 Januari 2021.

Baca Juga :  686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, 1 Keluarga Reaktif Covid-19

Magdalena menjelasakan, putranya berangkat dalam mengemban tugas kantornya setelah 9 tahun bekerja di PLN Pontianak. Awalnya, Ricko ke Makassar untuk berlibur bersama istri dan anaknya.

“Putra saya bertugas di Pontianak, libur ke sini, nah dia balik ke PLN sana (Pontianak), selesai duluan dia, makanya balik duluan, baru besoknya istri anaknya nyusul,” paparnya.

Magdalena berharap anaknya mendapat keajaiban dengan mendapat pertolongan dari Tuhan. Ia terus memanjatkan doa untuk sang anak.
“Diserahkan kepada yang Maha Kuasa, kita berdoa mudah-mudahan ada keajaiban Tuhan,” terangnya.

Rencananya, pihak keluarga di kota Makassar akan bertolak ke Jakarta pada hari ini. Mereka akan mendatangi posko krisis center sriwijaya air JT 182 untuk mencari tau kepastian nasib ricko usia 32 tahun.

“Kalau bisa ditemukan, biar bisa lihat kondisinya,” harap ibu 2 orang anak tersebut.

Menurut informasi, maskapai tersebut dijadwalkan lepas landas pukul 13.25 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 15.00 WIB di Pontianak, Kalbar.

Baca Juga :  Sempat Merasa Kedinginan, Pengungsi Gempa Sulbar Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian

Namun pesawat itu justru mengalami keterlambatan. Sehingga, pesawat lepas landas pukul 14.14 WIB dan semestinya tiba pukul 15.50 WIB.

Kini upaya pencarian pesawat terus dilakukan. Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Bambang Suryo Aji mengatakan posisi pesawat Sriwijaya Air tujuan Jakarta-Pontianak hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.

β€œKurang lebih jaraknya sekitar 1,5 hingga dua mil. Kalau dari Tanjung Kait itu kurang lebih tiga mil,” kata dia dalam konferensi pers yang dipantau.

Basarnas pada pukul 14.55 WIB menerima informasi tentang hilang kontaknya pesawat tersebut. Setelahnya, tim langsung melakukan koordinasi dan mengerahkan petugas menuju titik lokasi yang diduga jatuhnya pesawat.

Berdasarkan beberapa informasi di lapangan ditemukan beberapa serpihan. Di mana dicurigai bagian dari badan pesawat tersebut.(sup)