Kapolda NTB Hadiri Pengukuhan RKB Lombok, Pengamat: Beri Apresiasi Tinggi

Kapolda NTB, Irjen H. Mohammad Iqbal turut hadir dalam acara pengukuhan dan rapat kerja pengurus baru Rukun Keluarga Bima (RKB) Pulau Lombok. (BERITA.NEWS/IST)

BERITA.NEWS, Mataram – Mempererat hubungan dengan organisasi masyarakat, Kapolda NTB, Irjen H. Mohammad Iqbal turut hadir dalam acara pengukuhan dan rapat kerja pengurus baru Rukun Keluarga Bima (RKB) Pulau Lombok Periode 2020-2024.

Kegiatan yang berlangsung di Golden Palace Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) mantan Kepala Divisi Humas Polri terlihat sangat antusias. Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian NTB itu menandakan bahwa ia akan menciptakan hubungan harmonis dengan seluruh masyarakat.

Pengamat sosial dan politik NTB, Dr Syarif Ahmad, M.Si sekaligus dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo Bima memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran Kapolda dalam agenda organisasi masyarakat, salah satunya menghadiri pengukuhan dan raker RKB Pulau Lombok.

Baca Juga :  Korban Meninggal Gempa Sulbar: Mamuju 34 Orang, Majene 8

“Kehadiran bapak Polda pada acara-acara sosial kemasyarakatan mencerminkan bahwa sosok Polda NTB memahami betul tugas-tugas kepolisian tidak dapat dilakukan Polri sendiri, tetapi melibatkan semua elemn-elemen masyarakat,” katanya kepada BERITA.NEWS, Minggu (10/1/2021).

Dr Syarif melanjutkan, hal ini juga menjadi bagian terpenting dalam rangka meningkatkan citra kepolisian ditengah sorotan keterlibatan dalam kasus penembakan di KM50.

“Apa yang dilakukan oleh Kapolda NTB ini sangat baik dan signifikan dalam pemeliharaan keamanan di wilayah hukum NTB, namun perlu ditindaklanjuti oleh jajaran kebawah, agar terjadi sinergitas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid 19 di Pinrang Meningkat, dr.Dewi: Klaster Keluarga yang banyak

Selain itu, mantan aktivis HMI Makassar mengharapkan, Kapolda NTB setelah sukses dengan konsep kampung sehatnya di NTB, sepertinya perlu membuat terebosan baru yang berkaitan dengan lingkungan, karena bagaimana pun NTB khususnya di Pulau Sumbawa gunung pada gundul, masyarakat terobsesi dengan tanam jagung berdampak kerusakan hutan yang berdampak pada banjir.

“Saya berharap ada program perioritas baru yang dihadirkan oleh bapak Kapolda NTB kedepannya,” tambah dia.