Puluhan Orang Terjaring Razia Prokes, Toni: Banyak Yang Salah Cara Pakai Masker

Petugas Satpol-PP Kabupaten Kendal melakukan apel kesiapan sebelum melakukan operasi penegakan hukum protokol kesehatan, Kamis (3/12/2020). ()

BERITA.NEWS, Kendal – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, rutin melakukan razia masker. Hasilnya, kali ini sebanyak 57 orang kedapatan tidak menggunakan masker atau melanggar protokol kesehatan (prokes).

Puluhan orang itu terjaring dalam operasi penegakan hukum protokol kesehatan di jalur utama Patean atau perbatasan dengan Kabupaten Temanggung, Kamis (3/12/2020).

Menurut Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal Toni Ari Wibowo bahwa razia dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19, mengingat daerah perbatasan menjadi pintu masuk perpindahan.

“Sasaran kita jelas pengguna jalan yang melintas daerah tersebut, kita coba tekan penyebaran yang berada di daerah perbatasan,” katanya.

Toni mengatakan, operasi berlangsung pada pagi hari, yaitu pada pukul 08.00 WIB. Sebab, pada waktu tersebut aktivitas masyarakat terbilang tinggi, terutama pada pergerakan ekonomi yang berada di wilayah perbatasan.

Baca Juga :  Bantu Korban Gempa Sulbar, Ilham Azikin: Kita Juga Pernah Merasakan yang Sama

Dikatakannya, saat ini pelanggaran protokol kesehatan telah masuk pada denda administrasi. Adapun bagi pelanggar yang terjaring razia, dikenai denda administrasi tunai sebesar Rp50.000 atau denda minimal yang ditetapkan dari denda maksimal sebesar Rp200.000.

Selain itu, pelanggar protokol kesehatan juga diberikan bimbingan tentang wajib penggunaan masker termasuk mendapatkan masker dari petugas. Dan selama penegakan, denda administrasi keseluruhan sebesar Rp122 juta, yang telah masuk ke dalam kas daerah.

Tren pelanggaran protokol kesehatan di Kabupaten Kendal, katanya, telah mengalami penurunan. Rata-rata setiap melakukan operasi, masyarakat sudah menggunakan masker, hanya banyak yang salah cara memakainya.

Baca Juga :  SAR Brimob dan BPBD Lakukan Pencarian Korban Tenggelam

“Setiap kita lakukan gakum (penegakan hukum), rata-rata masyarakat sudah mengenakan masker. Namun banyak juga yang cara penggunaannya salah, seperti hanya dikalungkan atau diturunkan di dagu. Di situ kita berikan pengertian pentingnya menggunakan masker dengan benar,” jelasnya.

Dia pun mengimbau agar masyarakat selalu menaati protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

– YON