Tolak Walikota Gagal, Ketua RT/RW Ramai-ramai Copot Atribut 2X+Baik

BERITA.NEWS, Makassar — Warga Makassar makin rasional menentukan pilihan pemimpinnya pada perhelatan pesta demokrasi Pemilihan walikota dan wakil walikota Makassar 2020.

Berkaca dari kepemimpinan sebelumnya yang justru menciptakan kemunduran di berbagai sektor serta kegagalan sejumlah programnya, segenap Ketua RT, RW, LPM dan Penasehat Walikota ramai-ramai menglihkan dukungannya ke Paslon nomor urut 2 Munafri Arifuddin – Rahman Bando (Appi-Rahman).

Mereka pun terang-terangan mencopot bordiran di baju mereka yang bertuliskan ‘2x+ Baik atau Dua Kali Tambah Baik’ yang notabene merupakan tagline andalan pemimpin sebelumnya, Danny Pomanto-Syamsul Rizal periode 2013-2018.

Ketua LPM Sangkarrang, Sampara Sarif dan tokoh masyarakat Sipakatau, Bachtiar Adnan Kusuma dalam keterangannya menyampaikan, lambang bordir yang melekat di baju seragam RT, RW, LPM dan Penasihat Walikota adalah Lambang Tagline Danny Pomanto-Syamsul Rizal 2013-2018 yang tertulis dalam visi dan misinya sebagai calon walikota dan wakil walikota kala itu. Kemudian dipasang di seluruh baju tersebut.

Baca Juga :  SAR Brimob dan BPBD Lakukan Pencarian Korban Tenggelam

Visi dan misi pasangan DP-Ical 2013-2018, kemudian diperkuat dan dipasang kembali oleh DP-Fatma dalam Visi dan Misinya sebagai Calon Walikota Makassar 2020.

“Karena itu, sangatlah tepat kalau RT, RW, LPM dan Penasehat Walikota mencabut lambang tersebut, atas kesadaran yang dilakukan para ketua RT RW karena yang ikut dalam acara tersebut adalah acara pasangan Appi Rahman,” terang Sampara Sarif, Selasa (1/12/2020).

Bachtiar Adnan menambahkan, lambang-lambang tersebut atas masa kepemimpinan DP-Ical, sudah selesai dan sekarang bukan lagi Walikota Makassar.

Baca Juga :  Geger! Dosen Universitas Hasanuddin Ditemukan Tewas Membusuk di dalam Rumahnya

Dijelaskan, tindakan pencabutan lambang-lambang tersebut adalah tindakan positif dan mengembalikan kesadaran berpikir sehat para RT, RW untuk tidak lagi mau digiring untuk kepentingan politik.

“Sementara pelucutan lambang atau simbol 2 Kali Tambah lebih baik adalah spontan dan bukan direncanakan, dan dilakukan atas kesadaran RT RW,” tegasnya.

Artinya menurut mereka, informasi versi Tim Pemenangan Danny Pomanto yang menempatkan Appi Rahman seolah-olah tak menghargai RT RW dengan pencabutan lambang tulisan “Dua kali tambah baik” adalah tidak benar adanya. (**)