Pembangunan Mal Pelayanan Publik dan Gaji PPPK Masuk RAPBD Luwu 2021

BERITA.NEWS, Luwu – Bupati Luwu H Basmin Mattayang menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Luwu tahun anggaran 2021 kepada Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali. Penyerahan dilakukan pada rapat paripurna ke-10 masa sidang I Tahun 2020 Anggota DPRD Luwu di ruang Sidang Paripurna Kantor DPRD Luwu, Kamis (19/11/2020).

Penyerahan R-APBD Luwu 2021 disaksikan oleh para anggota DPRD Luwu, Sekda Luwu, para Asisten, Staf Ahli dan Tenaga Ahli Bupati beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam pidato pengantarnya, Bupati Luwu menyebutkan sejumlah program prioritas yang masuk dalam belanja daerah pada APBD tahun anggaran 2021.

โ€œAdapun yang menjadi prioritas belanja daerah antara lain adalah pemenuhan layanan dasar pendidikan, kesehatan, peningkatan sarana prasarana pemerintahan, seperti renovasi/rehabilitasi Gedung Simpurusiang menjadi Mall Pelayanan Publik (MPP), peningkatan sarana dan prasarana umum diantaranya pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan,โ€ kata H Basmin Mattayang.

Baca Juga :  Cegah Kebakaran, Damkar Luwu Inspeksi Proteksi Gedung dan Lingkungan

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) masuk pula dalam skala prioritas Belanja Daerah pada R-APBD tahun anggaran 2021. Kegiatannya meliputi bantuan bibit pertanian/perkebunan, mekanisasi pertanian, peningkatan kualitas jalan usaha tani dan tambak, bantuan peralatan bagi kelompok usaha produktif, penyediaan fasilitas internet dibeberapa sekolah serta bantuan sosial penyelesaian studi bagi mahasiswa kurang mampu dan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.

โ€œUntuk penyediaan belanja pegawai, terdapat beberapa item, antara lain gaji pokok dan tunjangan ASN termasuk perhitungan gaji ke-13 dan 14 serta penyediaan gaji dan tunjangan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),โ€ lanjut H Basmin Mattayang.

Baca Juga :  Kontingen Luwu Ikutkan 13 Peserta di Ajang FASI XI

Pendapatan Daerah Kabupaten Luwu pada R-APBD tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp1,4 triliun lebih, mengalami penurunan sebesar Rp73,7 miliar lebih atau sebesar 4,87 persen dibandingkan dengan APBD Pokok tahun anggaran 2020.

– MUH ASRI