Tinggalkan Danny, Ketua DPD Partai Berkarya Makassar Nasir Rurung: Harga Mati Kader Berkarya Untuk Appi-Rahman

BERITA.NEWS, Makassar – DPW Partai Berkarya resmi menunjuk Legislator Kota Makassar Nasir Rurung sebagai Ketua DPD Berkarya Kota Makassar menggantikan Saing Burhan yang mundur dari jabatannya beberapa waktu lalu.

Hal itu merujuk setelah dikeluarkannya surat keputusan (SK) dengan nomor SK.DPD.73.01.01/DPW-Sulsel/Berkarya/XI/2020 dengan menunjuk Nasir Rurung sebagai Ketua DPD Berkarya Kota Makassar.

Nasir Rurung menceritakan latar belakang partai Berkarya diguncang polimik internal, dimana saat itu terjadi peralihan usungan Paslon Walikota Makassar yang sebelumnya jatuh ke nomor urut 1 Danny-Fatma.

Nasir menerangkan, dinamika dukungan partai yang mengalami peralihan itu, dipicu rekomendasi Sekjen, Badaruddin Andi Picunang pada kunjungan di Makassar pada 31 November lalu membuat kondisi internal partai ikut terguncang dan tidak solid.

“Saat itu bukan saya sebagai ketua DPD dan tidak ada tandatangan pakta integritas yang dilakukan paslon yaitu pak Danny. Setelah kita kordinasi dengan pak Sekjend mengambil keputusan bahwa arah dukungan kita alihkan ke paslon Appi-Rahman, dengan catatan harus tandatangan pakta integritas dan itu dilakukan,” ungkap Nasir Rurung di Hotel Grand Asia Makassar, Kamis (12/11/2020).

Baca Juga :  Sambut Baik Perubahan Segmen Debat Kedua Pilwali Makassar, Appi: Kami Rileks

Peralihan dukungan itulah yang melatarbelakangi mundurnya Ketua DPD partai Berkarya kota Makassar sebelumnya, Saing Burhan lalu digantikan oleh Nasir Rurung.

“Setelah resmi, karena Ketua DPD Berkarya Makassar salah satu loyalis pak Danny tentu konsisten dalam pendiriannya, ia mengundurkan diri selaku ketua DPD Berkarya,” terangnya lugas.

Dengan turunnya titah dari DPP itu, Nasir Rurung bersama partai yang dipimpinnya berkomitmen menghimpun segala kekuatan yang ada untuk memenangkan Appi-Rahman.

Baca Juga :  Jelang Libur Akhir Tahun, Pemprov Jateng Antisipasi Penyebaran Covid-19

Khusus di Dapil IV Kecamatan Panakkukang-Manggala, wilayah pemenangannya pada Pileg 2019 lalu, Nasir menargetkan kemenangan 70 persen untuk paslon berjargon Makassar Bangkit itu.

Meski hanya memiliki satu kursi di legislatif, Nasir mengatakan ia punya basis suara di Pileg lalu untuk ikut memenangkan usungan partai di PIlwali

“Target paling dekat ini di Pilkada Makassar adalah mengawal dan memenangkan apa yang diusung oleh Partai kami, harga mati itu,” pungkas Nasir. (*)