Pelajar di Gowa Ditemukan Tewas Mengenaskan, Kapolres: Percayakan Kepada Kami

Polisi melakukan olah TKP terkait penemuan mayat seorang pelajar di Gowa. ()

BERITA.NEWS, Gowa – Warga Dusun Kampung Beru pagi tadi, Minggu (8/11/2020) dihebohkan dengan penemuan mayat lelaki. Kondisinya mengenaskan. Ususnya terburai.

Mayat yang diduga korban pembunuhan itu diketahui berinisial MA (17) merupakan pelajar di salah satu SMA di Kecamatan Bajeng.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, sebelumnya anggota Polsek Bajeng mendapatkan informasi dari warga terkait penemuan mayat di Dusun Kampung Beru, Desa Pannyangkalang.

Petugas yang dipimpin Kapolsek Bajeng IPTU Sunardi langsung ke lokasi dan menemukan jasad korban di inspeksi kanal pengairan. Di tubuh korban ditemukan luka di bagian perut. Usus korban terburai.

Usai polisi menggelar olah TKP, mayat selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan autopsi.

Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto yang dikonfirmasi mengatakan bahwa dari hasil olah TKP pihak kepolisian, ditemukan berbagai barang bukti. Di antaranya, 1 buah hp merk Vivo warna biru hitam, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio, sepasang sandal jepit, sebilah badik yang terselip di pinggang korban, serta kunci sepeda motor Honda.

Baca Juga :  Bareskrim Tangkap Ustadz Maaher di Bogor

“Dari hasil olah TKP dan beberapa barang bukti yang telah diamankan, akan menjadi petunjuk untuk mengungkap motif, sekaligus terduga pelaku penikaman tersebut,” ungkap Kapolres Gowa yang Alumni Akpol 1999 ini.

Mantan Kapolres Parepare ini menegaskan bahwa untuk seluruh keluarga korban diminta untuk tidak mengambil tindakan sendiri yang melawan hukum. Masyarakat atau keluarga korban harus percayakan dan menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian Polres Gowa.

“Seluruh keluarga korban harus percayakan semua ke pihak kepolisian. Jangan ada yang mengambil tindakan sendiri yang melanggar hukum,” tegasnya AKBP Budi Susanto.

Baca Juga :  KPK Tangkap 16 Orang Terkait OTT Bupati Banggai Laut

Kapolres berharap kepada semua pihak untuk memberikan waktu kepada pihak kepolisian yang saat ini sedang melakukan penyelidikan, pendalaman dan pengembangan atas kasus tersebut.

“Saya selaku Kapolres Gowa turut berduka cita. Kepada pihak keluarga untuk tetap bersabar dan tidak melakukan tindakan lain yang dapat merugikan siapapun. Serahkan dan percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian, karena Polres Gowa akan bekerja secara profesional,” imbaunya.

  • MAULANA KARIM