Operasi Yustisi Intens Dilakukan, Masyarakat Harus Disiplin Terapkan Protkes

Ilustrasi Operasi Yustisi . (INT)

BERITA.NEWS, Gowa – Untuk menerapkan kedisiplinan warga Kab Gowa terkait protokol kesehatan jajaran kepolisian Polres Gowa intens melakukan kegiatan penegakan Perda.

Sebanyak 73 personel yang tergabung dalam satgas 1 dan 7 operasi Yustisi dan didukung dari personil kodim 1409 Gowa dan Satpol PP KAB Gowa melaksanakan apel pelaksanaan kegiatan pada Sabtu pagi (07/11/2020) selanjutnya melakukan penegakan Perda di dua lokasi pasar yang berbeda.

AKP Ahmad didampingi IPTU Hakim selaku perwira pengendali dalam operasi ini menekankan kepada personil agar disaat melakukan operasi tetap mengedepankan sikap humanis dan tegas namun tidak kontra produktif.

Saya berharap dengan massifnya operasi yang dilakukan pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP masyarakat semakin disiplin dalam menerapkan protkes dalam beraktifitas sehari-hari, tutur AKP. Ahmad saat memberi arahan.

Baca Juga :  Ketua LPM Kelurahan Baru Ungkap Kebiasaan Appi Sekeluarga, Senang Bantu Warga dan Tetangga

Dari kegiatan operasi yang dilakukan masih ditemukan warga masyarakat yang tak menggunakan masker selanjutnya para personil memberi teguran dengan humanis serta mengajak warga yang melanggar untuk membiasakan diri menggunakan masker dan tidak berkerumun.

Dari pantauan jurnalis tribratanews Polres Gowa, tingkat kedisiplinan masyarakat di Kab Gowa dalam penggunaan masker sangat tinggi walau segelintir orang masih ditemukan tidak memasang masker sesuai aturan yang ada, ungkap Kasubbag Humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan.

Baca Juga :  Bersama Mantan Punggawa PSM Makassar, Erwin Aksa: Kita Pilih Pemimpin Peduli Covid dan Ekonomi

Kapolres Gowa saat dikonfirmasi secara terpisah terkait operasi Yustisi yang dilakukan tim terpadu mengatakan ,”komitmen Polres Gowa dan instansi terkait lainnya akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat dalam pencegahan Covid 19 dan saya berharap seluruh masyarakat Kab Gowa lebih disiplin dalam menerapkan Protokol kesehatan ,” jelas AKBP. Budi Susant.