KPU Diminta Belajar dari Pilpres AS, Fadli Zon: Penghitungannya Meyakinkan

Fadli Zon.

BERITA.NEWS, Jakarta – Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari kubu Partai Demokrat, Joe Biden, mengungguli petahana Donald Trump dalam penghitungan sementara electoral votes. Anggota Komisi I DPR Fadli Zon malah menyentil KPU RI terkait Pilpres AS ini.

“Dalam hitungan electoral college sampai saat ini Biden leading 192 lawan Trump 114. Hitungan begitu cepat dan terpercaya. Tak ada dispute soal hitungan suara. KPU RI harus belajar banyak bagaimana penghitungan Pilpres AS begitu meyakinkan, tak ada sulap atau akrobat. Siapapun yang menang,” kata Fadli Zon dalam cuitannya di Twitter, Rabu (4/11/2020).

Fadli Zon sebelumnya juga bercuit tentang Pilpres AS. Fadli Zon menuliskan soal DPT dan hitung-hitungan suara.

“Pertarungan Pilpres AS ini sangat kompetitif. Kelihatannya @realDonaldTrump berpotensi menang lagi menuju 270 electoral college. Ada swing states, tapi secara tradisional Republik memegang mayoritas basisnya. Tak ada persoalan DPT atau hitungan suara yang dipermainkan,” sebut Fadli Zon sekitar 30 menit lalu.

Baca Juga :  3 Bulan Menunggu, Taufan Pawe Resmi Kantongi SK Ketua DPD I Golkar Sulsel

Penghitungan hasil Pilpres Amerika Serikat terus berlangsung. Data sementara menunjukkan Joe Biden unggul jumlah electoral votes namun kalah suara untuk popular votes dari Presiden Donald Trump.

Seperti dilansir New York Times (NYT), Selasa (4/11/2020), penghitungan NYT menyatakan bahwa Biden sejauh ini meraup 131 electoral votes dan Trump baru mendapatkan 92 electoral votes.

Dibutuhkan setidaknya 270 electoral votes–dari total 538 electoral votes yang ada–untuk memenangkan Pilpres AS.

Jika Biden unggul dalam perolehan electoral votes, Trump berhasil mendapatkan suara lebih banyak untuk popular votes, atau yang berarti perolehan suara langsung dari pemilih AS.

Menurut penghitungan sementara NYT, jumlah popular votes yang masuk untuk Biden dan Trump sejauh ini hanya berbeda tipis. Trump unggul dengan meraup 29.505.921 suara (50,4 persen), sedangkan Biden baru meraup 28.221.691 suara (48,2 persen).

Baca Juga :  Ketum NasDem Surya Paloh Positif COVID-19, Dirawat di RSPAD

Data penghitungan media terkemuka AS lainnya, ABC News, juga menunjukkan hasil serupa. Trump unggul dalam popular votes namun kalah dalam perolehan electoral votes.

Menurut data ABC News, Biden sejauh ini meraup 89 electoral votes dan Trump mendapatkan 72 electoral votes. Sementara untuk popular votes, Trump sejauh ini meraup 28.602.024 suara dan Biden meraup 27.311.137 suara.

Karena Pilpres AS menganut sistem electoral college atau sistem keterwakilan, maka perolehan electoral votes menjadi penentu kemenangan seorang capres.

  • DETIK