Rapid Test KONI Sulsel Tuntas, Ini Hasilnya

BERITA.NEWS, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi selatan (Sulsel) melanjutkan rapid test untuk atlet, pelatih, asisten pelatih, mekanik hingga pengurus, Selasa (27/10/2020).

Puluhan atlet, asisten pelatih, pelatih dan mekanik sudah mengantri sejak pukul 9 pagi dengan menjaga jarak dan mengenakan masker. Sebelum pengambilan sampel darah diwajibkan mereka mencuci tangan terlebih dahulu. 

Hari ini 12 cabang olahraga yang dijadwalkan menjalani rapid test secara bergiliran. Sementara hari Senin kemarin sekitar 17 cabang olahraga juga mengikuti proses pemeriksaan cepat yang sama.

Ketua KONI Sulsel, Ellong Tjandra mengatakan, saat rapid test hari kedua ada beberapa atlet official tidak hadir. Mereka beralasan karena sudah melakukan rapid test sebelumnya.

“Sebagian lagi, terutama yang berada diluar Sulsel, melaporkan jika ke Makassar harus melakukan rapid test yang sama dilaksanakn oleh KONI,” kata Ellong.

Kendati demikian, pihaknya tetap menghargai hasil rapid test diluar kantor KONI dan menerima hasil rapid tersebut sebagai laporan untuk KONI Sulsel. 

“Kita tetap menghargai rapid test yang dilakukan diluar, tapi mereka tetap memberikan laporan kepada KONI,” tambah mantan atlet Karate ini.

Rapid test yang dilakukan selama dua hari ini, tercatat 192 atlet dan 52 unsur pelatih dan mekanik yang disasar dalam test cepat, terdata hanya 154 atlet dan pelatih yang berpartisipasi. 30 Pengurus dan pegawai KONI juga ikut serta rapid test.

Dari seratusan yang rapid test teracak hanya 1 pelatih dari cabang olahraga bulutangkis dinyatakan reaktif rapid. Yang reaktif ini disarankan untuk melakukan swab secara mandiri.  

“Karena masih ada beberapa yang belum melaksanakan rapid test, KONI Sulsel tetap membuka pintu bila ada atlet maupun officialnya yang membutuhkan rapid test. Tidak menutup kemungkinan Koni akan menjadwalkan ulang rapid test kedepan,” ungkap Ellong Tjandra saat bercengkerama dengan 10 tim medis yang disiapkan oleh Pemprov Sulsel.