Dinkes Sulsel Sarankan Ikuti Wisata Covid Hindari Klaster Rumah Tanggga

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel.

BERITA.NEWS, Makassar – Program Wisata Covid ala Pemprov Sulsel akan diterapkan di empat kabupaten dan kota se-Sulsel untuk memudahkan penanganan Covid-19 di daerah. Hal ini juga untuk antisipasi klaster rumah tangga yang disebut cukup tinggi.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel Husni Thamrin.

Klaster rumah tangga di daerah salah satu yang tinggi penyebaran Covid-19. Disebabkan, isolasi mandiri tidak efisien dan kondusif.

“Beberapa klaster itu yang tinggi, Klaster rumah tanggga. Ini klaster rumah tangga akibat masih adanya orang isolasi mandiri akhirnya tulari istri dan anaknya,” ucapnya, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga :  Banggar Desak Gubernur Selesaikan Stadion Barombong dan Masjid 99 Kubah

Lebih lanjut, Husni mengatakan masih banyak masyarakat di daerah enggan untuk ikuti penanganan kasus Covid-19 ala Wisata Covid yang dipusatkan di beberapa hotel di Makassar. Alasannya jarak yang terlalu jauh.

“Nah setelah dilihat di daerah memang, masyarakat enggan isolasi mandiri pusat (di Makassar) yang disiapkan Pemprov Sulsel, karena menurut mereka terlalu jauh ke Makassar,” ungkapnya.

Olehnya itu, Pemprov Sulsel akan melakukan pembagian titik wisata Covid tersebut di empat daerah. Yaitu, Kota Parepare, Palopo, Kabupaten Bantaeng dan Wajo.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Pastikan Masjid 99 Kubah Bisa Dipakai Ramadhan Tahun Depan

“Jadi tidak ditarik lagi (ke Makassar) yang OTG itu kan tanpa gejala. Jadi kalau wilayah Luwu tentu Palopo, wilayah Selatan ada Bantaeng, wilayah tengah ada Parepare dan wilayah timur ada Wajo,” kata Koordinator Program Wisata Duta Covid-19 Sulsel tersebut.

  • ANDI KHAERUL