Wagub Paparkan Keunggulan Sulsel di Indonesia Investment Day Bersama KBRI Singapura

Wagub Sulsel saat pemaparan Produk Unggulan di Indonesia Investment Day.

BERITA.NEWS, Makassar – Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memaparkan sejumlah potensi unggulan di Sulsel saat ikuti Indonesia Investment Day bersama KBRI Singapura, Selasa (20/10/2020).

Road to Indonesia Investment Day (IID) 2020 South Sulawesi atau IID adalah salah satu event promosi international dalam rangka mendukung peningkatan investasi daerah di Indonesia, yang kali ini dilaksanakan secara virtual.

Kegiatan ini turut diikuti Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Gubernur Bank Indonesia, Kepala BKPM Indonesia, Wali Kota Makassar, dan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah Sulsel.

“Sulawesi Selatan memiliki potensi pada produk-produk unggulan di sektor perkebunan, pertanian, perikanan, dan banyak lagi. Yang paling menonjol adalah di sektor perkebunan yaitu produk unggulan kopi dan kakao,” ungkapnya.

Menurutnya, pada sektor tersebut Sulsel punya lahan luas untuk pengembangan komoditi unggulan tersebut. Khusus kopi memiliki beragam jenis, diantaranya kopi khas Toraja, kopi Bontocani dan ratusan jenis kopi lainnya.

Baca Juga :  Gubernur Angkat Kabiro Metro TV Jadi Jubir Pemprov Sulsel

“Yang kita butuhkan adalah jaminan untuk proses, certified farming, sistem kemasan produk, sehingga memiliki nilai tambah, nilai sehat dan higienis,” ujarnya.

Sementara sektor kakao, kata Andi Sudirman terdapat lahan seluas ratusan ribu hektar. Yang dibutuhkan adalah pabrik yang modern sehingga mampu memproduksi industri hilir dan produksi coklat.

“Dari sektor wisata ini, kita butuh untuk menampakkan sebuah atraksi yang menarik minat wisatawan, termasuk pada sistem akomodasi sepeti hotel dengan sistem berstandar dan nyaman bagi wisatawan, dan transportasi di mana kita sudah meletakkan fondasi sistem infrastruktur pada beberapa penerbangan domestik yang mulai beroperasi dan kita juga sudah subsidi tiket ke wilayah potensi investasi termasuk ke Bandara Toraja, Bua Luwu, dan Aroeppala,” tuturnya.

Lebih lanjut, orang nomor dua di Sulsel itu, memaparkan berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi investor di Sulsel. Yaitu; layanan terpadu satu pintu, pengiriman tunggal online (OSS), layanan cepat tepat dan transparan, jaminan kepastian dan keamanan bisnis, dan budaya gotong royong, kekeluargaan, menolong alam.

Baca Juga :  Dinkes Sulsel Sebut Ada Tiga Kelompok Prioritas Dapat Jatah Vaksin Covid-19

“Dalam hal investasi kearifan lokal, kita juga perlu membangun karakter yang bisa maju bersama agar tidak menimbulkan adanya gesekan antara penduduk lokal dan tamu dari mancanegara, sehingga bisa mendorong terciptanya kolaborasi yang ke depannya saling membangun dan besar bersama. Maju bersama dan berkolaborasi, bersinergi untuk sebuah kemandirian Sulawesi Selatan yang lebih baik ke depan,” terangnya.

  • ANDI KHAERUL