Absen di MotoGP Aragon, Rossi: Sungguh Buruk dan Menyedihkan

Valentino Rossi. (JUAN MABROMATA / AFP)

BERITA.NEWS, Jakarta – Valentino Rossi merasa hancur usai absen di MotoGP Aragon 2020 di Sirkuit Aragon, Minggu (18/10), karena harus menjalani isolasi mandiri akibat dinyatakan positif virus corona.

Dalam dua pekan ke depan, The Doctor harus menjalani rutinitas yang tidak biasa ketika musim balapan berjalan. Pembalap 41 tahun hanya perlu banyak beristirahat dan menyaksikan MotoGP dari layar televisi.

Terlebih lagi, hal itu terjadi setelah Rossi gagal meraih poin dalam tiga balapan sebelumnya karena kecelakaan. Seluruh peristiwa itu dianggap Rossi sebagai kehidupan yang buruk.

Baca Juga :  Quartararo Tercecer ke Belakang Gegara Tekanan Angin Ban Depan

“Itu momen yang sulit, MotoGP Aragon tiba setelah tanpa meraih poin dalam tiga seri. Sungguh buruk dan menyedihkan tinggal di rumah, sulit hanya bisa menonton tes di televisi, akhir pekan ini saya juga tidak bisa balapan dan berkendara,” ujar Rossi kepada Sky Sport Italia.

“Sampai kemarin saya merasa buruk. Ini akan jadi minggu yang lebih sulit, ketika saya merasa baik-baik saja tetapi tidak bisa kembali ke trek,” ucap Rossi menambahkan.

Rossi merasa bosan karena seperti dalam kondisi lockdown. Ia harus menjalani kehidupan sendiri tanpa melihat orang lain. Meski demikian, The Doctor mengaku kondisinya kini lebih baik.

Baca Juga :  Quartararo Tercecer ke Belakang Gegara Tekanan Angin Ban Depan

“Sekarang saya lebih baik dibanding dua hari lalu. Saya masih sedikit lemas, tapi tidak demam lagi. Kondisinya sudah berbeda, sudah bisa beraktivitas tanpa merasa pusing,” kata Rossi.

. CNN Indonesia

loading...