TGC Dinkes Luwu Gelar Rapid Test Gratis Semua Jajaran Instansi Pelayanan Publik

BERITA.NEWS, Luwu – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu, melalui Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan rapid test secara gratis kepada semua jajaran instansi pelayanan publik dalam wilayah Kabupaten Luwu.

Rapid test ini sesuai jadwal yang sudah ditentukan dalam bulan Oktober 2020 ini oleh Ketua Harian Tim Gugus Tugas Kabupaten Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto.

Jumat (16/10) lalu, giliran jajaran Dinas Sosial (Dinsos) dan jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu dirapid test oleh tim TGC Dinas Kesehatan yang didampingi oleh Pol-PP dan BPBD Luwu.

Pada kegiatan ini, terlihat tim TGC dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok tim terdiri dari lima orang yang melaksanakan rapid test secara gratis pada satu instansi pelayanan publik tersebut.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Luwu Kukuhkan 15 Orang Perwakilan Apoteker Jadi Agent Of Change

Dari informasi yang didapat Dinas Sosial Luwu memiliki 234 pegawai secara keseluruhan, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun honorer. Namun yang daftar untuk dirapid test hanya 46 orang. Begitu juga pada BPS Luwu, sesuai daftar yang dirapid oleh TGC hanya 24 Orang.

Kepada BERITA.NEWS, salah seorang tim TGC Vaniyasti mengatakan bahwa hasil dari sampel darah yang diambil lalu diteteskan pada alat rapid ini, itu 15 sampai 20 menit hasilnya sudah ada, dia reaktif atau tidak.

“Hasil dari rapid test ini kami akan berikan ke pihak BPBD, nanti pihak BPBD yang sampaikan ke masing-masing instansi yang sudah ada hasil rapid,” jelasnya.

Vaniasti juga sedikit menjelaskan terkait alat rapid. “Setelah diteteskan sampel darah ke alat lalu di alat rapid terbaca IGG atau satu garis merah itu berarti non reaktif, tapi kalau di alat rapid test terbaca IGM atau terlihat dua garis merah maka ada reaktif virus,” jelas Vani.

Baca Juga :  Desi Patantan Terpilih Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bua

“Kalau ada atau bagi yg reaktif akan disuruh untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 10 hari, Setelah itu dirapid test kembali, kalau sudah tidak reaktif baru bisa berkantor. Kami akan lanjutkan hari Senin, 19 Oktober pada jajaran Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan,” ungkapnya.

  • MUH ASRI
loading...