Pj Sekda Luwu Tekankan Belanja OPD Tahun 2021 Fokus Kebutuhan Dasar

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu, Ridwan Tumbalolo, menekankan tim anggaran, agar memplototi usulan Rencana Kerja Anggaran (RKA) tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu. ()

BERITA.NEWS, Luwu – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Ridwan Tumbalolo menekankan tim anggaran agar memplototi usulan Rencana Kerja Anggaran (RKA) tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu.

Hal itu ditekankan Sekda Luwu di acara rapat penguatan birokrasi dan pemantapan infrastruktur dasar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, di ruang rapat Bapenda, Senin (12/10) siang.

Menurut Ridwan Tumbalolo, usulan belanja atau program OPD di APBD Tahun 2021 haruslah sesuai kebutuhan dasar masyarakat saat ini.

“Tim anggaran dan Bappeda wajib melihat baik-baik RKA seluruh OPD, memeriksa sejauh mana kadis dan kabidnya merumuskan anggaran,” ujarnya.

“Pembangunan semua sektor harus dilakukan tahun 2021. Dan salah satu yang diutamakan adalah pemantapan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” lanjutnya.

Ridwan Tumbalolo yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR menyebutkan potensi alam yang dimiliki Kabupaten Luwu sangat mendukung untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Tetapi kata dia, itu harus ditunjang dengan percepatan pembangunan infrastruktur agar mempermudah akses perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Proyek Pedestarian Jalan Metro Tanjung Masuki Tahap Konstruksi, Dianggarkan Rp 127 M

“Sebelum pembagian anggaran ke DPRD, telah dilalui pembahasan dan yang kita utamakan adalah kebutuhan dasar dengan skala prioritas, kita tidak akan tutup mata pada program skala prioritas dan kita utamakan yang paling dibutuhkan masyarakat,” sebutnya lagi.

Ridwan Tumbalolo menyampaikan pemerintah saat ini tetap fokus pada penanganan pandemi. Tetapi kata dia, perlu juga diperhatikan pelaku ekonomi sehingga pertumbuhan ekonomi harus digenjot pula.

Diharapkan, transfer yang masuk dan sudah dibahas di DPRD, di bidang perencanaan jangan sampai terlambat. Olehnya itu kata dia awal tahun kontrak juga harus berjalan. “Bappeda berikan motivasi ke teman-teman agar melakukan perencanaan dari seluruh kegiatan dengan cepat,” pintanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) Luwu, Moch Arsal Arsyad, menyampaikan sejumlah catatan dalam pertemuan ini.

Pertama disebutkan soal mekanisme penganggaran. “Untuk tahun 2021, sesuai koordnasi dari Menpan RB, kita memang harus fokus pada mencapaian visi dan misi. Sehingga kedepan, kita harus konsisten pada apa yang menjadi visi dan misi Bupati Luwu 5 tahun ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Wagub Sulsel Serahkan Bantuan Rp 300 Juta dari PLN untuk 75 Ribu Anak Yatim dan Dhuafa

Kedua disebutkan Arsal, visi dan misi yang ditetapkan melalui RPJMD diharapkan ke Bappeda untuk menekankan kepada setiap OPD untuk fokus pada isi RMPJM ini agar lebih dipertajam tahun depan dalam RKA mereka.

Kepala Bappeda, Muh. Rudi, menambahkan, dirinya memastikan minggu ke tiga oktober Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) diserahkan ke DPRD.

“Sehingga kita bisa cepat dan fokus bekerja pada tahun depan. Tahun 2021 kita fokus pada output dan outcome. Tahapan kami PPAS sudah selesai dengan nilai anggaran PPAS melampaui pagu yang ditetapkan sehingga perlu dilakukan penyusuaian,” katanya.

“Pagu kita sebelumnya 1,5 kita turun menjadi 1,4 sehingga ini perlu diantisipasi kedepannya dengan melakukan belanja kebutuhan yang penting sehingga efisiensi anggaran dan capaiannya bisa kita dapat,” kuncinya.

. MUH ASRI

loading...