Putra Bupati Bulukumba Andi Aan Dampingi Sosialisasi Kacamatayya di Ujungloe

BERITA.NEWS, Bulukumba – Putra Bupati Bulukumba Andi Anwar Purnomo kembali terlihat di sosialisasi pasangan nomor urut 3, Tomy Satria Yulianto dan H. Andi Makkasau.

Pria yang disapa Andi Aan itu hadir bersama Tomy Satria Yulianto dan sejumlah legislator saat silaturahmi dengan masyarakat, Desa Bijawang, Kecamatan Ujungloe, Minggu (11/10/2020).

Legislator DPRD Provinsi Sulsel pemilik 27 ribu lebih suara itu, bahkan hadir menjadi Juru Kampanye (Jurkam) di hadapan masyarakat Bijawang. Ia pun kembali menegaskan dirinya tetap berada di barisan Kacamatayya.

Pengakuan ini mempertegas kehadiran keluarga Saorajae di kubu TSY-AM setelah sebelumnya, Andi Hartatiah Andi Sappewali mendampingi Kacamatayya di Kindang Sabtu 10 Oktober 2020 kemarin.

“Sekali lagi, kami sampaikan ke seluruh masyarakat, bahwa kami menjadi garda terdepan untuk memenangkan Kacamatayya,” tegasnya.

Baca Juga :  Cegah Covid-19 saat Pilwalkot, Bawaslu Kota Semarang Bentuk Pokja

Andi Aan pun membeberkan, Tomy Satria dan Andi Makkasau adalah sosok yang tetap menjaga nilai-nilai silaturahmi lintas golongan dan kalangan.

“Karena dibanding calon bupati lainnya, Bapak Tomi Satria Yulianto lah calon yang paling sering bersilaturahmi dari dusun ke dusun, dari desa ke desa se-Kabupaten Bulukumba. Dan itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun silam hingga kini,” ujar Andi Aan.

Cucu Andi Sappewali itu juga menegaskan, program yang didorong pasangan Kacamatayya sangatlah realistis, dan tersinkron dengan program pemerintah Provinsi dan Pusat.

Hal itu juga diakui oleh Tomy Satria saat menyampaikan orasi program. Salah satu hal yang menjadi dorongan Tomy Satria dimasa pemerintahan mendatang adalah menggratiskan seluruh masyarakat Bulukumba dari biaya premi BPJS Kesehatan. Terutama masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Paslon Kacamatayya Ikuti Webinar KPK RI, Tomy Satria: Stop Politik Uang

Di bidang pertanian, masyarakat akan dijamin dengan ketersediaan pupuk melalui penyediaan gudang pupuk cadangan pemerintah, yang akan disalurkan ke masyarakat jika terjadi kelangkaan.

“Menjawab kegelisahan para sahabat petani kita selama ini karena kelangkaan pupuk, di pemerintahan mendatang, Insya Allah tidak terjadi lagi. Solusi penyediaan pupuk cadangan yang dibeli pemerintah dengan harga normal, lalu disalurkan ke petani dengan harga subsidi. Apalagi, 2020 ini, Pemerintah Bulukumba kembali mendapat kuota tambahan pupuk lebih dari 5 ribu ton,” ujar Tomy Satria.

Program lainnya kata Tomy Satria, di pemerintahan mendatang jika dirinya kembali diberi amanah, akan melakukan perlindungan dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) hulu hingga hilir, sehingga ketersediaan air di irigasi bagi petani bisa memadai jika sewaktu-waktu terjadi kemarau.

. IL

loading...