Demo Tolak UU Omnibus Law, Gubernur Sulsel: Kami Paham Ini Panggilan Nurani

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) angkat bicara soal maraknya aksi penolakan terhadap undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR RI beberapa waktu lalu.

NA mengatakan selaku cendekiawan insan kampus juga memahami keberadaan UU tersebut sangat kontroversial. Mengingat banyaknya penolakan dari berbagai kalangan organsiasi. Seperti, mahasiswa dan buruh.

Diketahui, UU Omnibus Law sendiri merupakan akumulasi 1.203 pasal dari 73 UU terkait dan terbagi atas 7.197 daftar inventarisir masalah disusun menjadi 174 pasal dari 15 Bab yang disahkan DPR RI.

“Yang secara murni memperjuangkan aspirasi rakyat berkaitan dengan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang kontroversial ini kami memahami itu sebagai wujud panggilan nurani kecerdikawanan selaku insan kampus,” ucapnya.

Meski begitu, ia mengingatkan kepada massa aksi untuk tidak mengambil tindakan anarkis dan merusak fasilitas umum. Taati aturan selama melakukan aksi unjuk rasa.

“Saya mengharapkan aksi ini harus betul-betul dijaga supaya tetap pada tujuan semula dan berjalan dengan damai. Tertib, taat aturan dan tidak menjadi anarkis,” ujarnya.

“Khususnya dimasa pandemi mohon kita jangan sampai kegiatan unjuk rasa ini melupakan protokol kesehatan yang dapat berdampak pada kondisi kesehatan masing-masing,” tambahnya.

. ANDI KHAERUL

loading...