Hari Ketiga, Massa Aksi Tolak UU Omnibus Law Kembali Duduki DPRD Sulsel

Massa aksi tolak UU Omnibus Law di Jalan Urip Sumoharjo depan DPRD Sulsel, Kamis (8/10/2020). (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS, Makassar – Suara penolakan aksi demonstrasi terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law yang telah resmi disahkan menjadi Undang-Undang oleh DPR RI kembali terjadi di Kota Makassar, Kamis (8/10/2020).

Massa aksi tergabung dari berbagai pihak. Seperti gabungan Organsiasi buruh dan aliansi mahasiswa beberapa kampus di Makassar. Mereka bersama-sama menduduki kantor DPRD Sulsel, tepatnya di depan masuk utama, Jalan Urip Sumoharjo.

Masih dengan tuntutan dan aspirasi yang sama. Mosi tidak percaya kepada DPR RI dan menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang dinilai sangat merugikan masyarakat. Khususnya, para pekerja buruh.

Baca Juga :  Musnahkan Sabu 14,6 Kg dan Ekstasi 2.844 Butir, Kapolda Sulsel : Selamatkan 150 Ribu Jiwa

Dari pantauan BERITA.NEWS, massa aksi masih terus berdatangan. Mereka yang lebih hadir di depan kantor DPRD Sulsel terus melakukan unjuk rasa (UNRAS). Asap pekat hitam mengepul dari ban bekas yang dibakar pendemo.

Hanya saja, hingga aksi hari ketiga yang dilakukan demonstran belum disambut oleh para anggota perwakilan rakyat di DPRD Sulsel. Dikarenakan, tidak ada anggota yang berkantor selama aksi tolak UU Omnibus Law tersebut.

Baca Juga :  Appi-Rahman Pimpin Makassar, Sekolah Kembali Buka

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo depan kantor DPRD dan fly over mulai alami kemacetan. Mengingat dua lajur di jalan tersebut dipadati pendemo yang terus berdatangan di titik aksi.

. ANDI KHAERUL

loading...