Remaja di Makassar Meninggal Usai Dikeroyok, Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

ilustrasi: net

BERITA.NEWS, Makasar – Sungguh malang nasib remaja ini. Dia tewas usai dikeroyok sekelompok orang di Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Minggu (4/10/2020), dini hari.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban dikeroyok lantaran dituding oleh pelaku telah melakukan pencurian handphone. Korban pun dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul yang dikonfirmasi mengatakan bahwa, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bahagia yang berada di Minasa Upa untuk diberikan pertolongan medis. Namun sayang, nyawanya tidak dapat lagi tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Korban meninggal di rumah sakit. Korban ini diduga dianiaya,” kata Agus.

Baca Juga :  26 dari 34 Provinsi Terjadi Kasus Korupsi, Ketua KPK: Kita Prihatin

Setelah mendapatkan informasi perihal kematian korban, Anggota Jatanras Polrestabes Makassar pun langsung bergerak ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan. Alhasil, polisi berhasil menemukan sejumlah luka di tubuh korban yang diduga akibat pukulan benda keras.

“Saat curiga dengan kematian korban, kami pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi. Dan benar, korban tewas karena dianiaya,” tambahnya.

Agus juga menambahkan bahwa penganiayaan yang berujung maut ini bermula korban bersama sekelompok mahasiswa tengah nongkrong di lokasi kejadian. Tiba-tiba, korban dituduh mencuri hanphone milik salah satu mahasiswa lain. Akibat itulah, korban pun langsung dikeroyok.

Baca Juga :  Ditangkap Polisi, Ini Motif dan Identitas 6 Terduga Pembunuh Wartawan di Sulbar

“Korban ditempeleng, dipukul bagian kepala. Usai dipukul, korban kemudian jatuh pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Tapi nyawanya tak tertolong,” ucapnya.

Kasus ini sementara dalam penyelidikan polisi. Sementara jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

. MAULANA KARIM

loading...