Puluhan Tahun Warga Minasa Upa Tak Rasakan Air PDAM, Appi Janji Bereskan

BERITA.NEWS, Makassar – Sejumlah tokoh masyarakat bersama warga yang berdomisili di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, berkeluh kesah kepada calon wali kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), Sabtu (3/10/2020).

Berbagai keluhan diutarakan. Salah satunya mengenai tak adanya perhatian pemerintah pada era sebelumnya dalam hal penyediaan air PDAM.

Arman Rauf, salah seorang tokoh masyarakat membeberkan, sudah puluhan tahun air PDAM ini tak dirasakan warga. Mereka hanya menikmati air bersih dari sumur bor.

“Kita sudah berulang kali meminta tapi tak pernah digubris. Kami sudah bosan dan tentunya berharap bila pak Appi terpilih jadi wali kota bisa menuntaskan hal ini,” bebernya disela-sela bersua dengan calon wali kota Makassar yang akbar disapa Appi ini.

Baca Juga :  Tanpa Bukti Permulaan, Kasus Terlapor Erwin Aksa Dihentikan Gakkumdu

Tak hanya itu, kata pria yang juga Imam Masjid Syekh Yusuf ini, pemerintah sebelumnya juga tak pernah memperhatikan kondisi kebersihan lingkungan warga.

“Kalau hujan, di sini banjir. Sampah berserakan. Air hujan menggenangi jalan sana sini,” bebernya.

Usai mendengar sejumlah keluhan-keluhan warga dan tokoh masyarakat, Appi berjanji bila diberikan kepercayaan memimpin Kota Makassar bersama Rahman Bando, ia akan memperhatikan keluhan warga ini.

Utamanya pada persoalan air PDAM ini. Appi menegaskan harus berkoordinasi dengan pihak PDAM agar segera membenahi hal ini.

“Ini kebutuhan paling urgent. Bagaimana orang bisa memasak kalau tak punya air bersih. Kita harus tuntaskan hal ini,” tandasnya.

Baca Juga :  Sejumlah Ketua RW dan RT Fixed, Fokus Menangkan Appi-Rahman

Tak hanya itu, kata Appi, pada persoalan sampah juga harus dibereskan. Salah satu program Appi-Rahman adalah menggratiskan iurannya sampah.

Sebelum Appi tiba di lokasi, tim dari duta sehat dan Satgas Kesehatan Appi-Rahman terlebih dahulu diterjunkan untuk melakukan sterilisasi.

Penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan handsanitizer dilakukan hingga sosialisasi protokol kesehatan semisal jaga jarak juga dikerjakan oleh para duta sehat ini.(*)

loading...