PT Bumi Karsa Tangani 7 Proyek Stasiun KA Maros-Pangkep Selesai Agustus 2021

Pengecoran Pertama Stasiun KA Mandalle oleh PT Bumi Karsa (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Makassar – Proyek jalur kereta api (KA) Makassar-Parepare kini masuki tahun kelima sejak dimulai 2015 lalu. Saat ini pengerjaan berlanjut di Segmen Pangkep-Maros sepanjang 59,6 Kilometer (km).

Adapun untuk tender dan pengejaran 7 Stasiun di Segmen Pangkep – Maros dimenangi PT Bumi Karsa naungan Kalla Development & Construction sebagai kontraktor utama atau main kontraktor dalam Proyek Stasiun tersebut.

Diketahui, ke 7 stasiun tersebut yakni Mandai, Maros, Rammang-rammang, Pangkajene, Labakkang, Ma’rang, dan Stasiun Mandalle yang saat ini dimulai pengerjaannya.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi awal penyelesaian proyek kereta api secara keseluruhan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan,” kata Direktur PT Bumi Karsa Kamaluddin di pengerjaan Stasiun Mandalle Pangkep. Kamis (1/10/2020).

Baca Juga :  Jujur dan Visioner Alasan Warga Tamalanrea Solidkan Pilihan ke Appi-Rahman

Sementara itu, Projects Manager Wilayah 1 PT Bumi Karsa Ahmad Rani mengatakan paling lambat Agustus 2021 pengerjaan 7 stasiun tersebut rampung, total anggaran Rp 123 miliar dari APBN.

“Kontrak kita sebenarnya sampai Desember 2020 ini cuman Karena waktu tadi itu nanti di kompensasi. Kita harapkan paling lambat Agustus 2021 ini bisa rampungkan proses administrasi juga sudah dilakukan ke kementrian keuangan,” ucapnya.

“Jadi sudah ada 4 lokasi kita ada aktivitas jadi untuk di Mandalle sudah pemancangan stasiun Pangkep selesai juga nanti akan masuk labbakang, ramang-rammang kemudian menyusul tiga maarang, Maros dan Mandai,” pungkasnya.

Selanjutnya, Kepala Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian Timur Jumardi menyebutkan sudah ada 5 Stasiun terbangun di Kabupaten Barru. Total keseluruhan akan ada 16 Stasiun KA Makassar- Parepare.

Baca Juga :  Sejumlah Ketua RW dan RT Fixed, Fokus Menangkan Appi-Rahman

“Sudah ada 5 stasiun di Barru, kenapa di Barru, yang lebih mudah pembebasan lahannya. Itu lancar sehingga dimulai di Barru dan jalan rayanya 70 kilometer. Kalau selesai, seperdua itu sudah selesai. Sekali lagi saya dukung semua unsur. Dinas tata ruang tolong tata kawasan ini supaya jadi kawasan industri baru,” ujarnya.

. ANDI KHAERUL

loading...