Kabid Humas: Tidak Ada Pelarangan Wartawan Saat Peliputan Baksos Kapolda di Wajo

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo.

BERITA.NEWS, Makassar – Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan tidak ada pelarangan liputan terhadap salah satu reporter televisi saat acara Baksos Kapolda di Wajo pada Minggu (27/09/2020). Apalagi, pihaknya memang butuh publikasi.

Jajaran Polda Sulsel sangat menyadari pentingnya sinergitas dengan media untuk mempublikasikan berbagai program yang telah berjalan dan dilaksanakan selama ini.

Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan bahwa tidak ada larangan kepada awak media saat liputan di rumah salah satu bocah penderita kanker di Sengkang.

“Ini bukan pelarangan, namun karena rumah yang didatangi tersebut kecil dan sempit serta rawan rubuh, sehingga membahayakan bagi banyak orang, maka anggota yang ada saat itu mengatur jumlah orang untuk berada di atas rumah tersebut. Jadi bukan hanya wartawan TV One yang diminta untuk turun, tetapi juga beberapa orang lainnya,” jelas Kabid Humas.

Baca Juga :  Relawan Terus Bertambah, Kini Giliran Kerabat Buton, Mandar dan Jawa Berjuang Menangkan Appi-Rahman

Kabid Humas Polda Sulsel juga meminta agar hal ini sebaiknya tidak perlu dibesar-besarkan. “Ini merupakan kegiatan kemanusiaan. Kita berharap semua pihak bisa bijaksana melihat situasinya agar tudak dilihat dari sisi negatifnya,” jelas Ibrahim.

Sebelumnya diberitakan, dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-68, Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Ny Shanty Merdisyam melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos) dengan mengunjungi penderita kanker di Kabupaten Wajo, Minggu (27/9/2020). Turut hadir Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam didampingi Kabid Humas Polda Sulsel.

Baca Juga :  Musnahkan Sabu 14,6 Kg dan Ekstasi 2.844 Butir, Kapolda Sulsel : Selamatkan 150 Ribu Jiwa

Di Wajo Kapolda Sulsel bersama Ibu Ketua Bhayangkari Sulsel melakukan silaturahmi dan menyerahkan bantuan berupa sembako dan santunan, salah satu yang dikunjungi yaitu Nurhidayah Kartini, bocah berusia 7 tahun penderita kanker darah (leukimia).

Keinginan bocah tersebut berseragam Polwan akhirnya terwujud. Ketua PD Bhayangkari Sulsel Ny Shanty bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mendatangi kediamannya dan membawakannya seragam Polwan ke rumahnya di Jalan Andi Parenrengi Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Minggu (27/9/2020).

. MAULANA KARIM

loading...