Kisah Ibu Susi Mengajar di Masa Pandemi, Datangi Rumah Murid yang Tak Punya Ponsel

Susilawaty Idrus SPd, guru matematika SD 131 Manyollong, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulsel, sedang mengajar di rumah murid yang tidak bisa mengikuti pembejalaran jarak jauh karena tidak mempunyai handphone. ()

BERITA.NEWS, Sinjai – Beragam cara dilakukan guru untuk memastikan siswanya yang tidak memiliki akses internet tetap bisa mengikuti pembelajaran di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Salah satunya dengan mendatangi rumah siswa yang tidak mempunyai handphone Android. Hal itu pun dilakukan Susilawaty Idrus SPd, guru Matematika di SD 131 Manyollong, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Guru SD ini harus rela mendatangi rumah-rumah muridnya secar bergiliran untuk mengajar, lantaran sang murid tidak memiliki ponsel untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.

Susilawaty mengatakan bahwa proses belajar mengajar di rumah kali ini sangat berbeda dengan biasanya. Hal ini karena proses mengajarnya di ruang terbuka dengan jumlah murid terbatas. Hanya 5 murid dalam sehari. Dalam sehari, guru ini harus mengajar sebanyak 2 titik.

Baca Juga :  Pemkab Luwu Gelar Webinar Mitigasi Resiko Permasalahan Hukum dalam Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

“Saya punya 9 murid yang orang tuanya tidak mampu untuk membelikan handphone Android anaknya, dari situlah saya berinisiatif untuk murid yang tidak memiliki Hp saya akan ajar langsung di ruang terbuka dengan mengedepankan protokol kesehatan,” kata Ibu Susi — sapaan akrabnya.

Susi juga menambahkan bahwa dalam sehari ia harus menghabiskan waktunya 2 sampai 5 jam untuk mengajar murid-murid tersebut.

Proses belajar mengajar di rumah murid dilakukan dengan sederhana, bahkan untuk papan tulis pun mengunakan nampan (baki) yang terbuat dari seng. Tentunya tidak menggunakan kapur untuk menulis, namun spidol yang tulisannya mudah dihapus.

Sementara itu, salah satu orangtua murid, Riswan, mengaku sangat berterima kasih kepada guru Susilawaty Idrus. Karena dengan inisiatifnya tersebut anaknya sampai saat masih bisa belajar meski pun anaknya tidak memiliki handphone Android guna mengikuti pelajaran jarak jauh (daring).

Baca Juga :  Ustaz Nawir: Pangkep Butuh Kepemimpinan Anir-Lutfi

“Saya sangat berterima kasih dan sangat apresiasi atas perjuangan ibu Susilawaty untuk mencerdasakan anak bangsa. Dengan itu pun saya selaku orang tua murid merasa anakku mendapatkan hak yang sama dengan murid yang lain,” ungkap Riswan.

. MAULANA KARIM

loading...