Operasi Yustisi di Tana Toraja, Masih Ditemukan Warga Melanggar Protokol Kesehatan

BERITA.NEWS, Tana Toraja – Upaya pendisiplinan masyarakat pada protokoler kesehatan melalui operasi yustisi semakin diintensifkan oleh aparat gabungan yang terdiri dari unsur Satpol-PP, Polres Tana Toraja, Kodim 1414/Tator, yang diback-up Satgas Covid-19 Tana Toraja.

Target dan sasaran operasi yustisi bukan lagi pada area kerumunan warga seperti pasar dan terminal, tapi kini mulai menyasar pada pelaku usaha, antara lain area pertokoan, grosir dan warung makan, Senin (21/9/2020).

Siang tadi, operasi yustisi digelar secara mobile mulai dari area pertokoan Jalan Nusantara Plaza Kolam, Jalan A. Yamin Pasar Seni Makale, Pasar Baru Makale, kemudian dilanjutkan dengan razia di Jalan Nusantara dengan sasaran pengguna kendaraan yang tidak menggunakan masker.

Seperti pada operasi sebelumnya, kali ini operasi yustisi mengimbau warga untuk disiplin menerapkan protokoler kesehatan dengan menggunakan alat pengeras suara. Selain itu, disertai juga dengan sosialisasi rencana penerapan sanksi denda adminitrasi kepada pelanggar protokol kesehatan.

Rencananya besaran denda administrasi untuk perorangan sebesar Rp 25.000 hingga Rp.100.000, sementara untuk pelaku usaha yang melanggar akan didenda sanksi Rp 50.000 hingga Rp 250.000. Bahkan pelaku usaha yang mengabaikan protokoler kesehatan akan disanksi dengan pencabutan izin usaha.

Baca Juga :  Jaga Sejarah Ulama di Pangkep, Anir-Lutfi Rancang Rumah Dakwah Digital

Dari hasil operasi yustisi Senin (21/9/2020) terdapat ada 4 warga terkena teguran tertulis, 16 orang teguran lisan, sedangkan 2 orang terkena sanksi sosial berupa menyanyi lagu kebangsaan. Untuk sanksi administrasi tidak ada.

Selain sanksi sosial berupa menyanyi lagu kebangsaan, warga yang melanggar protokol kesehatan juga diberikan masker sekaligus dipasangkan. Hal ini untuk mengingatkan agar warga wajib selalu menggunakan masker. Sedikitnya ada 50 masker yang dibagikan saat operasi yustisi.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan operasi yustisi ini digelar untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden RI dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Selain itu operasi ini sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini semakin masif di hampir seluruh wilayah Sulsel.

Baca Juga :  Rekor Lagi, Ratusan Relawan Appi-Rahman Serentak Serbu Biringkanayya

“Operasi akan dilakukan di sejumlah lokasi dengan sasaran utama adalah klaster COVID-19, lokasi keramaian dan fasilitas umum,” kata Kombes Ibrahim Tompo.

Dirinya mengajak kepada seluruh warga masyarakat, Sulsel dalam beraktivitas di luar rumah untuk selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan, terutama penggunaan masker, cuci tangan dan selalu menjaga jarak.

โ€œMari kita biasakan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sehingga dapat menekan dan mengendalikan penyebaran COVID-19,” ungkap Kabid Humas.

Menurutnya, Polda Sulsel dan jajaran akan melaksanakan sinergitas dengan pemerintah daerah khususnya membantu, mendukung, mendampingi, mendorong dan sekaligus mengawasi dinas maupun instansi terkait dalam melaksanakan tugas dan kegiatan penertiban protokol kesehatan.

. MAULANA KARIM

loading...