Batalyon C Pelopor dan BPBD Bone Kembali Lakukan Penyemprotan Disinfektan

BERITA.NEWS, Bone – Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bone membuat Pemerintah, TNI-POLRI dan unsur terkait kembali bekerja ekstra untuk menekan angka penyebaran virus ini. Salah satu upayanya dengan menggelaroperasi yustisi dan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum serta kantor pelayanan publik.

Pada Senin (21/9/2020), Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bersama BPBD Kabupaten Bone yang tergabung dalam tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, melakukan penyemprotan disinfektan di area Pelabuhan Penyeberangan Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

Lokasi ini memang telah sering dilakukan penyemprotan disinfektan larema merupakan jalur utama penghubung antara Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan dengan Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Jadi tak heran lokasi ini selalu dipadati oleh masyarakat, baik itu dari calon penumpang kapal penyeberangan maupun dari pelaku usaha yang menawarkan jasa serta barang.

Menurut Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, bahwa penyemprotan cairan disinfektan ini tak hanya dilakukan pada area pelabuhan dan terminal penumpang saja. Ruang-ruang staf kantor ASDP pun tak luput dari penyemprotan yang dilakukan oleh personel Yon C Pelopor dan BPBD Kabupaten Bone.

Baca Juga :  Berita Duka! Pasangan Lansia Meninggal Usai Rumahnya Ambruk Diterjang Banjir

Selain melakukan penyemprotan disinfektan secara intensif, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang tergabung dalam tim Satgas Percepatan Penanganan Covid 19, juga gencar melaksanakan operasi yustisi demi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Dalam operasi ini warga yang melanggar protokol kesehatan akan diberikan sanksi sosial berupa push up, hormat bendera Merah Putih, dan sebagainya. Pemberian sanksi sosial ini apalabila warga didapati tidak memakai masker sebagaimana anjuran dari pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) No. 37 Tahun 2020.

Danyon C Pelopor juga menambahkan, segala upaya yang dilakukan oleh tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 ini tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal jika tidak ada dukungan dari masyarakat.

“Untuk menahan laju penyebaran Covid 19 ini dibutuhkan kerja sama yang baik dari semua elemen. Bukan hanya dari pemerintah, TNI-POLRI dan instansi terkait saja, melainkan peran dari seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan 4M. Itu adalah kunci untuk menghentikan pandemi ini,” harap Danyon yang keren dengan istilah Tindizzz ini.

Baca Juga :  Warga Antusias, Appi Bersemangat Jelaskan Program Pelatihan Kerja Tuntas

Sementara itu di tempat terpisah, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis mengatakan jika Satbrimob Polda Sulsel tak akan pernah berhenti melakukan berbagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Sulsel. Hal ini sebagai bentuk bhakti Brimob untuk masyarakat.

“Hingga saat ini kami terus berupaya untuk menahan laju penyebaran Covid-19 di Sulsel dengan berbagai metode, mulai dari penyemprotan disinfektan massal, menggelar patroli Aman Nusa hingga menggelar operasi yustisi agar masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Semua ini kami lakukan dengan harapan pandemi ini segera berakhir dan masyarakat dapat kembali produktif,” pungkas Anis.

. MAULANA KARIM

loading...