Ricuh, Pesta Pernikahan Berakhir Penikaman

BERITA.NEWS, WAJO – Pesta Pernikahan di Desa Cappabulue Kelurahan Wiringpalennae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo berakhir ricuh, satu orang warga meninggal dunia akibat terkena tikaman senjata tajam jenis Badik.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Pesta pernikahan yang awalnya ramai dengan pengunjung tamu undangan, tiba-tiba ribut dan diakhiri dengan kematian salah satu warga Desa Cappabulu yang diduga akibat minum minuman keras jenis Ballo.

Kasat Reskrim Polres Wajo AKP Warpa mengatakan peristiwa penikaman yang berujung kematian tersebut di karenakan aksi minum minuman keras jenis Ballo secara bersama-sama di pesta pernikahan tersebut.

Baca Juga :  Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro-Heru Hidayat Jalani Sidang Vonis Hari Ini

“Penikaman terjadi saat minum minum Tuak (Ballo) bersama-sama di dalam area pesta pernikahan hingga mengakibatkan keributan. Satu korban meninggal dunia bernama Sandi yang sempat di bawa ke RS Lamadukelleng namun nyawanya tidak tertolong,” kata AKP Warpa menjelaskan.

Mantan Kasat Reskrim Polres Takalar menuturkan korban meninggal dunia diduga karena kehabisan darah akibat luka tusuk pada tubuh korban.

“Korban mengalami luka tusuk pada bagian pinggang sebelah kiri bawah ketiak sebanyak satu kali,” ungkap Warpa.

Baca Juga :  Musnahkan Sabu 14,6 Kg dan Ekstasi 2.844 Butir, Kapolda Sulsel : Selamatkan 150 Ribu Jiwa

Pelaku Penikaman berhasil diamankan Reskrim Polres Wajo kemudian dibawa ke Mapolres Wajo guna pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku Penikaman Andi Nursan (43) berhasil diamankan beserta barang bukti Badik yang digunakan pelaku dan juga baju yang dipakai pelaku yang terdapat bercak darah.

loading...