FGD di Barru, Kapolres: Sambut Pilkada Tetap dengan Protokol Kesehatan

BERITA.NEWS, Barru – Kapolres Barru AKBP Welly Abdillah tak henti-hentinya melakukan sosialisasi ke tokoh masyarakat untuk menciptakan Pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat, di Kabupaten Barru.

Kali ini, bertempat di Taman Wisata Bola Pitue Padongko, Kelurahan Manggempang, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulsel, kegiatan Focus Discussion Group (FGD) dibuka oleh Camat Barru Haji Andi Hilmanida, Rabu (16/9/2020).

Dalam sambutanya, Camat Barru mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Barru AKBP Welly Abdillah yang bersedia bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Kecamatan Barru.

“Saya ucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran Bapak Kapolres yang telah bersedia untuk hadir di tengah-tengah kita saat ini untuk mengajarkan tentang cara menciptakan pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat,” ungkapnya Haji Andi Hilmanida.

Baca Juga :  Maklumat Kapolri, Kapolres Barru Akan Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Dalam Tahapan Pilkada

Para tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan FGD ini sesuai dengan aturan protokol kesehatan. Selain itu, para hadirin dibagi menjadi tiga kelompok, lalu diberikan waktu untuk berdiskusi perihal materi yang akan dibahas dalam FGD.

“Pertama-tama mari kita ucapkan puji syukur kepada Allah swt yang telah mengijinkan kita semua untuk menghadiri acara silaturahmi ini,” ungkap Kapolres Barru AKBP Welly Abdillah yang berpangkat dua bunga melati berwarnakan emas di bahunya.

Kapolres menambahkan bahwa seluruh masyarakat Kabupaten Barru khsususnya untuk Kecamatan Barru, agar lebih memperhatikan protokol kesehatan yaitu, 3 M dan 1 T, dalam menyambut Pilkada 2020.

“Pertama menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan tidak berkerumun, dan semoga vaksin Covid-19 cepat ditemukan,” kata lulusan Akpol tahun 1999 ini.

Baca Juga :  PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda demi Kesehatan Rakyat

Dalam menghadapi Pilkada 2020, Kapolres juga meminta seluruh pendukung masing-masing bakal calon agar jangan terlalu fanatisme. Sehingga, walau beda pilihan kita tetap menciptakan Pilkada 2020 yang Aman, Damai dan Sehat.

“Fanatisme dalam hal pilkada itu tidak baik, karena itu sama halnya kita cinta buta,” pungkasnya.

. MAULANA KARIM

loading...