Pemprov dan DPRD Sulsel Sepakati Rencana Awal Perubahan RPJMD 2018-2023

Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Awal RPJMD 2018-2023. (IST)

BERITA.NEWS, Makassar– Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) tandatangani nota kesepakatan terhadap Rancangan Awal Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023 di Kantor DPRD Sulsel. Senin (14/9/2020).

Penyusunan Rancangan Awal Perubahan RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 dipengaruhi adanya salah satu persoalan, yaitu pandemi Covid-19 yang mewabah ke seluruh dunia, begitu pula di Indonesia, Khusunya Sulsel.

“Hal ini merupakan wujud kerja nyata, komitmen dan kerja sama serta sinergitas antara pihak legislatif dan eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan,” ucap NA.

Baca Juga :  30 Jalan Umum di Jakarta Barat Terendam Banjir

Sebelumnya, Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel Junaedi mengatakan perubahan RPJMD tersebut dilakukan berdasarkan Permendagri 86 tahun 2017 yang memungkinkan dilakukan perubahan selama berjalan dua hingga tiga tahun terkahir.

“Secara tegas dikatakan tekan bawa perjalanan RPJMD di fase setengah di 2 tahun 3 tahun perjalanan itu memang memungkinkan untuk dilakukan revisi itu secara normatif. Kemudian kedua secara normatif juga kita di Pemprov ada perubahan struktur organisasi jadi berdasarkan Perda nomor 11 tahun 2019,” ucapnya.

Olehnya itu, atas perubahan struktur organisasi yang berdampak pada nomenklatur belanja yang ada di RPJMD tahun 2018-2023. Kemudian, ada juga perubahan nomenklatur dari pemerintah pusat yakni konsekuensi dari perubahan Permendagri 13 ke Permendagri 90.

Baca Juga :  Ombudsman Makassar Sasar Madrasah Sosialisasi Pengawasan Pelayanan Publik

“Dalam tiga tahun terkahir secara berkala kita lakukan simplikasi program Terkahir ini kita dorong di RPJMD perubahan dari 466 program jadi 165 program,” ungkapnya.

 

Andi Khaerul

 

loading...