Lomba Protokol Kesehatan Warnai HUT RI di Polda Kaltara

Para pemenang lomba Implementasi Protokol Kesehatan yang diselenggarakan Polda Kalimantan Utara. (Foto: berita.news/ist).

BERITA.NEWS, Jakarta – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia dirayakan dengan sederhana, tanpa Euforia yang berlebih. Seperti halnya yang dilakukan Polda Kalimantan Utara (Kaltara) yang mengusung Lomba Implementasi Protokol Kesehatan.

Lomba yang diikuti seluruh satuan kerja (Satker) Polda Kaltara ini menjadi inspirasi ditengah Pandemi Covid-19 saat ini.

Kapolda Kalimantan Utara, melalui Karo SDM, AKBP I Wayan Gede Ardana mengatakan, kondisi pandemi menjadi inspirasi untuk melaksanakan lomba ini. Tentunya lebih bermanfaat jika tanpa harus melaksanakan lomba yang mengundang massa seperti panjat pinang, tarik tambang, dan lain-lain.

“Sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2020, kami menyusun indikator penilaian ketertiban penggunaan masker, ketersediaan thermogun, penataan tempat duduk yang berjarak, chamber sterilisasi, handsanitizer, tempat cuci tangan dan banner informatif,” kata AKBP I Wayan Gede Ardana, yang juga selaku Ketua Panitia Lomba. Kamis 20 Agustus 2020.

Baca Juga :  Ini Nomor Urut Peserta Pilkada Makassar

Lanjut AKBP Ardana, pasca video confrence dengan Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Gatot Edi Pramono pada 13 Agustus lalu,
penilaian lomba dilakukan selama seminggu.

“Kami diminta untuk kreatif dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Sehingga lomba ini memang sangat penting dilakukan,” ujarnya.

Pengumuman lomba dihadiri langsung Kapolda Kaltara Irjen Pol Drs Indrajit pada Selasa, 18 Agustus 2020 lalu. Tercatat tiga satker yang meraih juara diantaranya, juara 1 Satker Itwasda, juara 2 Satker Ditlantas, dan juara 3 Satker Bidpropam.

Baca Juga :  Hadiri Takziah Mertua Iwan Aras, Anir: Almarhum Panutan Bagi Keluarga

Sementara itu, Kapolda Kaltara,
Irjen Pol Drs Indrajit berharap, Polres jajaran di Polda Kaltara dapat melakukan terobosan kreatif serupa guna menekan penyebaran Covid-19 di Polda Kaltara.

“Sudah tegas dikatakan Wakapolri, bila ada pimpinan Satker dan para Kapolres yang pasif bahkan tidak melakukan langkah terobosan dalam penanganan Covid-19, maka Kapolda akan mengevaluasi pejabat tersebut,” demikian Kapolda Kaltara.

  • Putri
loading...