Perseroda dan Kejati Sulsel Teken MoU, Gubernur Minta Optimalkan Potensi Ekonomi

MoU Perseroda dan Kejati Sulsel.

BERITA.NEWS, Makassar – Pemprov Sulsel dalam hal ini Perseroan Daerah (Perseroda) teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) terkait perdata dan tata usaha negara.

MoU tersebut masing-masing ditandangani Direktur Perseroda Taufik Fachrudin dan Kepala Kejati Sulsel Firdaus Dewilmar dan disaksikan Gubernur Nurdin Abdullah (NA) di Kantor Gubernur Jalan Urip Sumoharjo.

Gubernur NA mengatakan hadirnya Perseroda bisa menjadi corong untuk menggali dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki Sulsel.

“Kita harus mengoptimalkan potensi kita untuk menunjang ekonomi kita. Perseroda harus mampu merubah ini menjadi Perseroda yang menjadi salah satu andalan provinsi Sulawesi Selatan,” katanya, Senin (27/7/2020).

Baca Juga :  Masyarakat Pulau Tolak Tambang Pasir, "Gubernur Mana... Gubernur Mana..."

Menurutnya, tidak ada alasan masyarakyat petani dan nelayan untuk tidak sejahtera bila Perseroda dan stakeholder lainnya ikut terlibat membantu masyarakat ini.

“Bagaimana kita mensejahterakan masyarakat kita. Nelayan juga sama, sebagai negara agraris harusnya yang kaya adalah petani sebagai negara kepulauan harusnya kaya adalah nelayan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kejati Sulsel, Firdaus Dewilmar mengaku, siap menjadi mitra Perseroda Sulsel setelah melakukan tandatangan MoU ini. Peran Kejati Sulsel sendiri pada posisi memberikan masukan dan saling tukar informasi dengan Perseroda Sulsel.

Baca Juga :  Imbas Covid-19, Wagub Sulsel Hanya Kukuhkan 6 Orang Paskibraka Provinsi

“Kami bisa memberikan masukan kita bisa saling bertukar informasi. Perseroda adalah salah satu pilar yang bisa mengerjakan pertumbuhan ekonomi di Sulsel,” jelasnya.

“Apa yang bisa kami berikan kepada Perseroda tentu bisa juga kami berharap Perseroda juga dapat memberikan kami juga informasi karena Perseroda ini adalah ujung tombak dari Pemprov Sulsel,” tutupnya.

. ANDI KHAERUL

loading...