Besok, Pemkot Kembali Perketat Aktivitas Keluar-masuk Makassar

Rapat Evaluasi Perwali nomor 36 tahun 2020 oleh PJ Wali Kota Makassar.
Rapat Evaluasi Perwali nomor 36 tahun 2020 oleh PJ Wali Kota Makassar.

BERITA.NEWS, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) kembali akan perketat pengawasan aktivitas masyarakat yang akan keluar – masuk Makassar, cegah penyebaran Covid-19 atau Corona Virus.

Hal itu, ditegaskan Penjabat (PJ) Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin, mulai besok tanggal 28 Juli hingga 3 Agustus pengawasan perbatasan akan diperketat lagi. Apalagi, antisipasi lonjakan arus mudik jelang lebaran idul Adha.

Sebelumnya pembatasan untuk menekan penyebaran Covid-19 ini berlaku selama dua minggu, 14-27 Juli hari ini.

Prof Rudy menyebut peraturan wali kota (Perwali) nomor 36 tahun 2020 mesti terus diperketat, untuk menekan penyebaran Covid-19 di Sulsel yang sudah capai 3341 kasus positif aktif, sesuai data website https://covid19.sulselprov.go.id/

Baca Juga :  YOSS Kembali Melawan, Surati Mendagri Minta Renovasi Stadion Ditunda

“Kita lanjutkan dulu selama seminggu pembatasan wilayah ini untuk bisa mengontrol arus masuk dan keluar Kota Makassar dalam rangka mudik Hari Raya Idul Adha,” kata Prof Rudy saat rapat evaluasi Perwali Nomor 36 tahun 2020 di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kota Makassar.

Menurutnya, berdasarkan data Tim Epidemiologi Kota Makassar, peta pertumbuhan harian kasus positif covid-19 sudah mulai menunjukkan penurunan. Hal itu terlihat angka reproduksi efektif (Rt) Corona memasuki angka 0,9. Sehingga, ia meminta seluruh petugas terkait tidak lengah dalam pengawasan dan penidakan.

Baca Juga :  YOSS Minta Renovasi Stadion Ditunda, Dispora Sulsel Ngotot Tetap Lanjutkan

“Dimana dalam 10 hari terakhir ini sudah tidak ada lagi angka positif tiga digit, atau diatas 100. semua sudah dibawah, bahkan kemarin 60, sempat melonjat 73, bahkan sebelumnya pernah 31. Sehingga kalau menjurus sudah di angka rata-rata 50,” ungkapnya.

  • Andi Khaerul
loading...