Minta Pengawasan Covid Tidak Pakai Cara Berlebihan, Mendagri: Mereka Bukan Penjahat

Mendagri Tito Karnavian didampingi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

BERITA.NEWS, Makassar – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ingatkan pentingnya pengawasan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19 atau Corona Virus di Sulawesi Selatan.

Meksi begitu, ia meminta pengawasan dan penerapan aturan Covid tersebut tidak terlalu berlebih di masyarakat. Perlu adanya sosialisasi dan penyesuaian lebih dulu sebelum kebijakan baru diterapkan.

Tito mengatakan ada empat trik yang utama harus diikat masyarakat, pertama adalah pakai masker, cuci tangan pakai sabun dan hansanitzer, jaga jarak, dan yang terakhir hindari kerumunan sosial.

Baca Juga :  Protokol Kesehatan di Istana Diperketat, Meja Jokowi untuk Terima Tamu Diberi Sekat

“Dan Pemerintah nggak boleh kalah dengan masyarakat, jangan sampai dilanggar, tapi jangan gunakan cara-cara berlebihan karena mereka bukan penjahat,” ucapnya di kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumohardjo Makassar, Rabu (8/7/2020).

Menurutnya, masyarakat yang belum konsisten pakai protokol kesehatan dinilainya perlu edukasi massif dengan cara baik-baik.

“Bila perlu dengan peraturan Perda bersama dengan aparat keamanan lainnya TNI-Polri aparat hukum. Kemudian kekompakan kebersamaan dengan tokoh masyarakat, jalur informal juga dibangun sehingga gerakan itu menjadi massif paralel satu sama lain,” tuturnya.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Lepas 88 Relawan Cegah Stunting dan Pendamping Gizi

“Kalau masyarakat di Sulawesi Selatan pakai masker jauh berkurang, siapkan tempat-tempat cuci tangan di ruang publik sebanyak-banyaknya baik oleh Pemerintah maupun swasta. Hansanitzer jadikan gerakan lokal lagi. Jaga jarak diatur pelabuhan bandara hingga orang mengerti ada batas yang jelas,” pungkasnya.

  • ANDI KHAERUL
loading...