Mesin Kapal Mati, Penumpang Terombang-ambing 3,5 Jam di Perairan Numana Wakatobi

ilustrasi kapal (net)

BERITA.NEWS, Kendari – Sebuah kapal mengalami mati mesin saat sedang melaut di tengah Perairan Numana, Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra). Penumpang kapal terombang-ambing di tengah gelombang setinggi 1,5 hingga 2 meter selama 3,5 jam.

“Laporan itu kami terima dari Bapak Tasri, salah seorang keluarga korban yang melaporkan bahwa pada pukul 17.30 WITa telah terjadi kecelakaan kapal, yakni satu buah longboat mengalami mati mesin di Perairan Numana, Kabupaten Wakatobi,” terang Kepala SAR Kendari, Aris Sofingi, Sabtu (4/7/2020), mengutip Detikcom.

Baca Juga :  Termasuk Warkop-Hotel, Jam Operasional Tempat Usaha di Parepare Dibatasi Hingga Pukul 23.00

Aris mengatakan posisi kapal yang mati mesin dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 15 nautical mile (NM). Dia menuturkan selain karena tim evakuasi sempat mengalami kesulitan mencari kapal karena kondisi gelap dan gelombang agak tinggi.

Foto: Tim SAR evakuasi kapal yang mati mesin di tengah laut di Wakatobi, Sultra (Sitti Harlina/detikcom)

Pukul 21.05 WITa, kapal yang dimaksud ditemukan dan tim SAR mengevakuasi 3 penumpang kapal, serta badan kapal. Aris lalu menyampaikan penyebab mati mesin kapal.

Baca Juga :  Pekerja Hiburan Malam Surabaya Demo Minta Buka Hari Ini, Ini Jawaban Pemkot

“Pada pukul 21.05 WITa, tim Rescue Pos SAR Wakatobi bersama unsur terkait dengan menggunakan RIB berhasil menemukan longboat bersama 3 orang POB (passenger on board) di dalamnya, dalam keadaan selamat di sekitar Perairan Numana,” ucap Aris.

Aris menerangkan kapal sebelumnya hendak melakukan perjalanan dari Pulau Tomia menuju Wanci. Kapal serta penumpangnya dievakuasi ke Pelabuhan Marina, Wanci pasca-ditemukan.

loading...