Gubernur ke Pj Walikota Baru; Jangan Euforia, apalagi Ada Karangan Bunga


Prof Rudy Djamaluddin


BERITA.NEWS,Makassar– Gubenur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) dipastikan akan melantik Penjabat (PJ) Walikota Makassar yang ketiga, Prof Rudy Djamaluddin gantikan Prof Yusran Yusuf, Kamis (25/6/2020).

Pelantikan tersebut, Gubernur NA minta pelaksanaannya dilakukan sederhana tidak ada euforia. Berbeda dengan dua PJ sebelumnya yang dilantik di Balaikota, kali ini pengambilan sumpah Prof Rudy akan dilakukan di Rujab Gubernur.

Diketahui, Prof Rudy merupakan pejabat eselon II Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), sedangkan Prof Yusran kembali ke jabatan Kepala Bappeda Sulsel. Namun, beredar ia ditarik lagi sebagai akademisi Unhas.

“Saya Sudah bilang prof saya mohon pelantikan ini. Tidak ada euforia tidak ada ucapan selamat kita mau kerja. Jadi kita juga lakukan secara sederhana yang penting langsung kerja,” ucapnya.

NA mengatakan soal pergantian tersebut tidak ada yang spesial, mengigat bukan jabatan Defenitif. Batas maksimal hanya satu tahun, bahkan bisa lebih cepat. Jika kemudian hari perubahan.

“Besok jam 2 di Rujab, kenapa di Rujab kita pernah coba dikantor walikota dua kali ternyata yah. Kenapa di Rujab karena saya ingin ingatkan kamu berasal dari sini, maka harus berkoordinasi kesini,” kata NA.

“Jadi tidak ada yang spesial jadi ini bukan pejabat Defenitif. Ini PJ penjabat itu maksimal satu tahun kita ada pergub evaluasi tiap saat selama itu kita anggap bukan orang-orang lebih fokus lagi,” tambahnya.


Andi Khaerul.

Baca Juga :  Naik Pangkat, Kapolres Pangkep: Tidak Semua Polisi Dapat Kenaikan Pangkat Pengabdian