Gubernur Sulsel Minta Aparat Tindak Tegas Oknum Penjemputan Paksa Jenazah di RS

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) mengaku pihaknya akan perketat keamanan di beberapa Rumah Sakit (RS), mengingat beberapa kejadian korban meninggal terindikasi Covid-19 nekat dibawa pulang.

Terkait hal ini, ia telah berkoordinasi dengan Pangdam XIV Hasanuddin dan Kapolda Sulsel untuk menangani kasus perampasan jenazah dan penolakan rapid test di lorong-lorong di Makassar.

NA menegaskan agar aparat menangkap oknum masyarakat yang terlibat dalam penjemputan dan memaksa jenazah dibawa ke rumahnya.

Baca Juga :  Jumlah Kematian Covid-19 di Meksiko Mendekati 50.000

“Karena ini bukan murni keinginan keluarga inti, saya minta aparat keamanan bertindak tegas. Tangkap dan melakukan penyelidikan,” tegasnya, Senin (8/6/2020).

Sementara itu, Direktur RS Stela Maris Makassar dr T Luisa Nunuhitu, memastikan keluarga inti jenazah almarhumah yang dijemput warga sudah rela untuk ditangani petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan protokol kesehatan.

Baca Juga :  BPN Sulsel: Total 150 Ha Reklamasi CPI, Pemprov Hanya Kebagian 50 Ha Lahan

“Keluarga almarhumah terheran-heran kok ada sekelompok orang yang ambil paksa mayat ibu dan istri mereka,” katanya di rumah jabatan (Rujab) gubernur Sulsel.

. Andi Khaerul

loading...