PMI Gelar Disinfeksi Massal se Sulawesi Selatan

Ketua PMI Sul-Sul, Adnan Purichta Ichsan saat memantau kelengkapan armada PMI yang akan melakukan penyemprotan desinfektan massal di Markas PMI Sul-Sel. (Foto: Berita.news/Putri).

BERITA.NEWS, Makassar – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan dan PMI seluruh Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan melakukan penyemprotan disinfektan secara massal. Hal ini ditandai dengan pelepasan tim disinfeksi oleh Ketua PMI Sul-Sel, Adnan Purichta Ichsan di Markas PMI Sul-Sel, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Sabtu 6 Juni 2020.

Adnan mengatakan, penyemprotan massal ini dilakukan dengan dua sasaran. Pertama adalah Masjid se Sulawesi Selatan. Alasannya pada hari Jumat kemarin, mayoritas umas Muslim sudah melakukan salat berjamaah di Masjid. Tak hanya Masjid kata Adnan, Rumah Ibadah lainnya seperti Gereja juga akan didisinfeksi.

“Kedua sasaran kita untuk hari Minggu besok, seluruh kantor-kantor pemerintahan di Sulawesi Selatan. Jadi mulai Kantor Gubernur, Kantor Bupati, Balaikota dan seluruh kantor-kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kita akan lakukan penyemprotan,” kata Adnan.

Baca Juga :  Cegah Penularan Covid-19, Pengawasan Perbatasan Barru-Pangkep Diperketat

Bupati Gowa, Sulawesi Selatan ini melanjutkan, penyemprotan di kantor pemerintahan itu dilakukan lantaran pada tanggal 8 seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) akan kembali berkantor secara normal.

“Sebelum semuanya normal masuk berkator, kita berharap PMI sebagai tugasnya di bidang sterilisasi melakukan sterilisasi di seluruh kantor, agar ketika seluruh ASN masuk sudah dalam keadaan steril,” ungkap Adnan Purichta.

Tidak hanya itu, PMI juga menyiapkan dia mobil Gunner dari PMI pusat untuk melakukan disinfeksi di kompleks perumahan warga, 8 unit mobil grand max yang sudah didesain juga akan melakukan disinfeksi di lorong-lorong.

Baca Juga :  Ingatkan Prokes, Posko Butung di Barru Siapkan Masker Gratis Bagi Pengendara

“Ini semua dilakukan serentak. Telah disepakati mulai pukul 09.00 kita interuksikan kepada Ketua PMI Kabupaten dan Kota melaksanalan apel, kemudian pukul 09.30 langsung melakukan disinfeksi,” ungkapnya.

Dijelaskan Adnan bahwa berdasarkan pendekatan teori, virus jika disemprot disinfektan dan alkohol 70%, dalam hitungan 1 menit akan mati. Olehnya, pihaknya berharap dengan adanya penyemprotan massal ini bisa menekan angka penularan Covid-19 di Sulawesi Selatan.

“Seluruhnya PMI Kabupaten dan Kota sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing perihal pelaksanaan kegiatan ini,” tandasnya.

  • Putri