Bupati Bantaeng Ungkap Skenario New Normal di Awal Juni

Bupai Bantaeng Ilham Azikin (baju putih) bersama Wakil Bupati Bantaeng Haji Sahabuddin dan Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri, serta Dandim 1410 Bantaeng Letkol (CZI) Tambohule Wulaa saat digelar halal bi halal di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat (29/5/2020).

BERITA.NEWS, Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, menggelar halal bihalal yang dihadiri oleh Bupari Bantaeng, DR Ilham Azikin bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Bantaeng.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, halal bihalal yang diselenggarakan di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat (29/5/2020) ini dilaksanakan secara terbatas. Proses pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, dan hanya dihadiri oleh para Asisten dan Kepala SKPD.

“Acara halal bihalal ini merupakan wadah yang efektif untuk saling memaafkan serta melakukan silaturahmi antara sesama ASN, sesama umat muslim dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bantaeng,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati bergeral doktor pemerintahan ini menyinggung rencana new normal yang telah digaungkan Kemenkes.

Menurut dia, Bantaeng masuk dalam zona sangat aman untuk mendesain aktivitas keseharian baik dalam konteks kedinasan maupun aktivitas masyarakat secara sosial dan ekonomi.

“Tentu kita sudah rindu untuk beraktivitas secara normal, untuk beribadah dengan tenang dan untuk bekerja dengan nyaman. Untuk memasuki era new normal, maka kunci utama yang harus kita lakukan adalah disiplin,” kata dia.

Baca Juga :  Satu Lagi Tenaga Kesehatan di Bantaeng Positif Corona

Dia berharap, agar tidak ada hal negatif terjadi beberapa hari ke depan. Jika kondisi membaik, maka akan mulai dirancang aktivitas new normal di awal Juni mendatang.

Dia juga meminta kepada seluruh ASN untuk menjadi pelopor dalam menerapkan tata perilaku kehidupan baru. Dia berharap ASN terus mengedukasi masyarakat di sekitarnya untuk mempunyai kesadaran sendiri dalam melindungi diri dan keluarga untuk tidak terpapar Covid-19.

Pada kesempatan itu, ceramah halal bihalal dibawakan oleh Ustad Mapasabbi. Dia mengatakan bahwa ada tiga kalimat yang akrab di telinga setiap lebaran. Pertama minal aidin wal faidzin, halal bi halal, dan silaturrahmi.

Halal bi halal sendiri adalah produk yang dibuat oleh Indonesia, yang artinya saling menghalalkan. “Mungkin kemarin ada luka diantara kita, dan pada hari ini kita halalkan untuk saling maaf memaafkan dan benar-benar meminta pengampunan,” katanya.

Baca Juga :  Permudah Pelacakan Kontak, Tim Gugus Tutup Sementara Puskesmas Kota Bantaeng

“Yang paling harus kita lakukan adalah menjaga hubungan antar sesama manusia, jaga sikap baik kita pada tetangga, InsyaAllah kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bertaqwa,” jelas dia.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin, Ketua DPRD Bantaeng Hamsyah, Kapolres Bantaeng Wawan Sumantri, Dandim 1410 Bantaeng Tambohule Wulaa, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Ujang Irfan Hadiana, Sekretaris Daerah Bantaeng Abdul Wahab, Kepala Kantor Kementerian Agama Bantaeng Muh. Yunus, dan Ketua Pengadilan Agama Bantaeng Ruslan Saleh.

. Saharuddin

loading...