Terkait Aktivitas Gudang Dalam Kota, Begini Penjelasan Disperindag Makassar

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar, Muh. Yasir.

BERITA.NEWS, Makassar – Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 20 tentang larangan gudang dalam kota diberlakukan sejak 2009 lalu, namun pengusaha masih saja memiliki gudang dalam kota untuk melakukan kegiatan bongkar muat barang.

Seperti aktivitas bongkar muat barang di Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar sering dikeluhkan warga. Apalagi terkadang sampai “menguasai” bahu Jalan Muhammad Tahir.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar Muh Yasir saat dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terfokus pada kegiatan penanganan Covid-19. “Kita konsen di covid dulu friend,” ujar Yasir via WhatsApp, Kamis (28/5/2020).

Dalam penanganan Covid-19, Pemerintah Kota Makassar melibatkan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar mengambil peran sesuai bidang masing-masing. “Semua SKPD mengambil peran dalam penanganan covid sesuai bidang tugasnya,” tandasnya.

. Akbar

loading...