Tergelincir ke Sungai, Bocah Kelas II SD di Jeneponto Ditemukan Tak Bernyawa

BERITA.NEWS, Jeneponto – Seorang anak bernama Nur Hikmah binti Komaluddin (7) tergelincir ke sungai saat sedang bermain bersama 5 orang temannya, Selasa (19/5/2020) kemarin.

Nur Hikmah warga kampung Pabentengan, Desa Kayuloe Barat, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan kemudian tenggelam.

Korban yang masih duduk di bangku kelas II SD ditemukan meninggal dunia di sungai saat dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga setempat.

Pelaksana tugas Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul menyampaikan korban berangkat dari rumahnya menuju sungai kecil (balang) bersama 5 orang temannya.

“Mereka bermain di tepi sungai bersama temannya Nurlaeli, Nuraeni, Fahri, Musir dan Nugi. Namun pada saat bermain korban tergelincir hingga terjatuh masuk ke dalam sungai yang kedalaman sekitar 1 meter,” ujar AKP Syahrul, Rabu (20/5/2020).

Dikatakan, sebelumnya teman-teman korban sempat berteriak meminta tolong kepada warga bahwa temannya tenggelam. Namun korban tidak sempat tertolong lantaran korban tidak mampu menyelematkan dirinya karena tidak bisa berenang.

“Teman korban kembali ke rumahnya korban untuk menyampikan kepada keluarga korban. Selanjutnya bapak kandung korban bersama dengan masyarakat menuju ke lokasi untuk dilakukan pencarian,” ucapnya.

AKP Syahrul menambahkan, berselang beberapa jam, korban ditemukan oleh masyarakat setempat di sungai tersebut dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Mayat korban dibawa ke rumahnya di Dusun Pabentengan. Korban langsung disemayamkan oleh keluarganya,” pungkasnya.

. Muh Ilham

loading...