Berbagai Akal-akalan Pemudik Biar Bisa Pulang, Ada Yang Sembunyi di Toilet Bus

Pos penyekatan pemudik di Tol Jakarta-Cikampek. Foto: AP/Achmad Ibrahim

BERITA.NEWS, Jakarta – Meski mudik dilarang, tak menyurutkan sebagian masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Beragam moda transportasi pun dicoba supaya lolos dari penyekatan dan pemeriksaan petugas.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membeberkan beberapa trik yang dilakukan pemudik.

“Beberapa modus-modus pemudik, ada yang sembunyi dalam kendaraan, luar biasa niatnya, masuk ke dalam truk, masuk dalam mobil yang di towing, sembunyi di angkutan barang,” kata Sambodo saat diskusi daring, Rabu (6/5/2020).

Baca Juga :  Kakorlantas Tegaskan Tidak Rekomendasikan Mudik sebelum 6 Mei

“Termasuk orang yang sembunyi di dalam bus. Jadi bus double decker, penumpangnya ditaruh di atas, lampunya dimatikan. Petugas menemukan penumpang di atas, bangkunya direbahkan, bahkan ada satu yang bersembunyi di toilet.” ungkap dia.

Selama 12 hari melakukan giat operasi ketupat, Sambodo mengatakan sudah 22 travel yang diamankan dan ditilang.

“Baik travel gelap yang menggunakan pelat hitam. Maupun pelat kuning yang sudah habis izin trayeknya, termasuk juga yang mengiklankan diri di media sosial,” ungkapnya.

Sejauh ini sudah 12.512 kendaraan putar balik selama operasi larangan mudik. 1.637 di antaranya roda dua atau sepeda motor.

Baca Juga :  Siap Rangkul Lawan Politik di Musda KNPI Makassar, Arul Enggan Ada Dualisme

Kepolisian memiliki pos penyekatan 18 titik (GT Cikarang Barat, GT Bitung dan Jalur Arteri), pos cek poin dan pantau DKI sebanyak 67 titik, dan di wilayah penyangga 47 titik.