Sulsel Jadi 27, Begini Sebaran Kasus Positif Corona di Indonesia

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mulai melakukan pemeriksaan suhu tubuh terhadap tamu dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang ke kedutaan di Jalan Tun Razak tersebut, Kamis (5/3). Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya virus corona atau COVID-19. Foto ANTARA/ Agus Setiawan

BERITA.NEWS, Jakarta – Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia melonjak menjadi 893 kasus. Penambahan terbanyak berasal dari DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan.

“Totalnya menjadi 893,” kata juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube BNPB, Kamis (26/3/2020).

Jumlah pasien yang sembuh dari Corona juga bertambah menjadi 35 orang. Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah menjadi 78 orang.

“Angka kematian ada penambahan 20 kasus. Sehingga totalnya ada 78 orang,” kata Yuri.

Berikut rincian kasus positif yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, mengutip Detikcom:
. Aceh: 1 Kasus Positif
. Bali: 9 Kasus Positif
. Banten: 67 Kasus Positif
. DI Yogyakarta: 16 Kasus Positif
. DKI Jakarta: 515 Kasus Positif
. Jambi: 1 Kasus Positif
. Jawa Barat: 78 Kasus Positif
. Jawa Tengah: 40 Kasus Positif
. Jawa Timur: 59 Kasus Positif
. Kalimantan Barat: 3 Kasus Positif
. Kalimantan Timur: 11 Kasus Positif
. Kalimantan Tengah: 6 Kasus Positif
. Kalimantan Selatan: 1 Kasus Positif
. Kepulauan Riau: 5 Kasus Positif
. Nusa Tenggara Barat: 2 Kasus Positif
. Sumatera Selatan: 1 Kasus Positif
. Sumatera Barat: 3 Kasus Positif
. Sulawesi Utara: 2 Kasus Positif
. Sumatera Utara: 8 Kasus Positif
. Sulawesi Tenggara: 3 Kasus Positif
. Sulawesi Selatan: 27 Kasus Positif
. Sulawesi Tengah: 1 Kasus Positif
. Lampung: 3 Kasus Positif
. Riau: 2 Kasus Positif
. Maluku Utara: 1 Kasus Positif
. Maluku: 1 Kasus Positif
. Maluku: 1 Kasus Positif
. Papua: 7 Kasus Positif
Dalam Proses Verifikasi di Lapangan: 20 Kasus Positif
Total: 893 Kasus Positif

Baca Juga :  Wapres Sebut "Smart City" Selesaikan Tantangan Perkotaan