Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Imbau Lansia Betul-betul Jaga Diri

badge-check

					Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (tengah) didampingi pejabat terkait memberikan keterangan kepada media berita terkini mengenai kasus COVID-19 di Kantor Pusat BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020) ANTARA/Muhammad Adimaja Perbesar

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (tengah) didampingi pejabat terkait memberikan keterangan kepada media berita terkini mengenai kasus COVID-19 di Kantor Pusat BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020) ANTARA/Muhammad Adimaja

BERITA.NEWS, Jakarta – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengimbau agar masyarakat lanjut usia (lansia) betul-betul menjaga diri dengan social distancing agar tidak terserang virus corona (COVID-19).

“Terkait perlindungan masyarakat lansia, kepada seluruh masyarakat yang secara status usianya memasuki usia lansia mohon berkenan betul-betul menjaga diri, jangan dekat dengan siapapun termasuk anggota keluarga di rumah, karena belum tentu anggota keluarga di rumah aman,” ujar Doni dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Dia mengatakan disamping lansia, upaya menjaga diri juga harus dilakukan oleh mereka yang memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, hipertensi, jantung dan penyakit lain, khususnya asma.

“Harus harus betul-betul dijaga, diperhatikan jangan mendekat kepada siapapun juga karena kita tidak bisa tahu siapa yang sudah terpapar atau belum,” jelas dia.

Dia menekankan pasien yang dirawat di RS sudah pasti adalah orang yang positif COVID-19, namun yang justru berbahaya, kata dia, adalah mereka yang secara fisik tidak terlihat sakit tapi sebagai carrier atau pembawa COVID-19.

“Yang berbahaya ketika tidak bisa identifikasi orang-orang di sekitar kita,” kata Doni.

Doni juga mengimbau masyarakat yang masih menggunakan moda transporatasi umum, apabila menyentuh sesuatu agar tidak menyentuh mata, hidung dan mulut sebelum mencuci tangan.

. Antara

Comments

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar Larang ASN Kemenag Mudik Pakai Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

13 Maret 2026 - 23:07 WITA

mudik

Tampil Gemilang di Gebyar Ramadan, Peserta Didik SMPN 21 Sinjai Juara 1 Ceramah dan Kaligrafi

13 Maret 2026 - 20:34 WITA

ramadan

Harga Cabai dan Bawang Mulai Naik, Andi Yuliani Paris Minta Warga Tahan Panic Buying

12 Maret 2026 - 22:26 WITA

dpr

OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Usaha dan Ekosistem Bulion

9 Maret 2026 - 12:35 WITA

Influencer Saham BVN Dijatuhi Sanksi Rp 5,35 M, Manipulasi Harga Pasar Modal

24 Februari 2026 - 10:03 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal