Bupati Luwu Sampaikan Duka Mendalam untuk Sang Pejuang Kota Otonom Palopo

BERITA.NEWS, Belopa – Inna Lillahi Wainna Ilaihi Raji’un. Itulah untaian kalimat pertama yang terlontar dari Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, saat mendengar kabar duka wafatnya almarhum HPA Tenriadjeng.

Menurut Basmin, selain dikenal sebagai sosok pamong senior yang paripurna dalam pengabdiannya, almarhum HPA Tenriadjeng juga merupakan sosok pemimpin yang merakyat, tegas, berwibawa, dan bersahaja.

“Beliau adalah sosok pemimpin, orangtua, dan guru terbaik bagi kami,” tutur Basmin.

Semasa menjabat di Tana Luwu, lanjut Basmin, baik sebagai Sekda Luwu (1999-2002) maupun sebagai Walikota Palopo (2003-2013), HPA Tenriadjeng telah mendedikasikan segenap jiwa-raga dan kemampuan terbaiknya untuk kemaslahatan masyarakat dan daerah yang dipimpinnya.

Baca Juga :  Pengelola Wisata Harus Terapkan Prokes Ketat, Pengunjung Maksimal 30 Persen

“Sederet prestasi gemilang telah beliau torehkan dalam masa pengabdiannya, baik sebagai Sekda Luwu maupun dalam jabatan Walikota Palopo,” ucap Basmin.

Salah satu karya pengabdian Almarhum HPA Tenriadjeng yang sangat fundamental, imbuh Basmin, adalah terbentuknya atau perubahan status Palopo dari kota administratif menjadi kota otonom yang dilegalisasi dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2002.

Baca Juga :  Pantau Pos Penyekatan, Ganjar: Kalau Ada Takbiran Masuk ke Jalan Langsung Suruh Pulang

“Saya beserta segenap jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Luwu, menyatakan rasa duka yang sangat mendalam atas berpulangnya almarhum HPA Tenriadjeng ke Sang Pemilik Kehidupan, ALLAH SWT.

Insya Allah Almarhum husnul khatimah dan akan mendapatkan tempat yang mulia di Sisi-Nya. Selamat kembali di keabadian dan Al-Fatihah untuk Almarhum HPA Tenriadjeng,” tutup Basmin.

Muh Asri