Bupati Bulukumba AM Sukri A Sappewali dan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto.

BERITA.NEWS, Bulukumba – Tiga hari mendatang, tepatnya 17 Februari 2020, Bupati Bulukumba AM Sukri A Sappewali dan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto resmi 4 tahun memimpin Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Keduanya dilantik pada 2016 lalu.

Pasangan yang dikenal dengan tagline ST15 ini ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang pilkada pada 2015 silam setelah meraih 60.517 suara dan mengalahkan empat pasangan calon bupati-wabup yang mengikuti Pilkada 2016.

Empat tahun menahkodai kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi, tentu tidak bisa dikatakan mulus-mulus saja. Kritikan dan saran terus mengalir terhadap pemerintahan keduanya.

Namun, publik tak boleh menutup mata. Tentu banyak hal yang telah dilakukan oleh pemerintahan ST15. Utamanya di tahun ke empat, visi dan misi Sukri-Tomy diharapkan dapat terealisasi hingga 80 persen.

Raihan ini dicapai berkat kerjasama legislatif dan seluruh sektor. Terutama seluruh masyarakat Bulukumba.

Beberap fakta yang tersaji berkat kerja keras pemerintahan tersebut yakni, hadirnya Public Safety Center (PSC) 119 yang merupakan layanan kesehatan yang terjun langsung ke rumah-rumah warga, cukup dengan menghubungi 119.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah menghadirkan 2 ribu hektare asuransi pertanian bagi petani gagal panen. Dan hal itu telah disalurkan.

Pemerintah saat ini juga berhasil menekan angka kemiskinan. Dimana pemerintahan sebelumnya di angka 9,15% turun di angka 7,26% dalam empat tahun ini.

Bupati Bulukumba AM sukri Sappewali pada beberapa kesempatan membeberkan ada 25 program prioritas yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021. Puluhan program itu menjadi jualan keduanya saat Pilkada 2016.

Hal tersebut diakui oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Feryyawan Fahmi, jika 25 program yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021, sudah hampir terpenuhi.

“Terkait pembangunan museum dan gedung kesenian telah dialokasikan anggarannya di tahun 2020 ini. Dan yang terpenting di tahun 2020 ini telah dialokasikan dana kelurahan bagi 20 kelurahan di Bulukumba,” ujar Feryyawan Fahmi.

Sementara Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto (TSY) mengakui, dimasa pemerintahannya bersama AM Sukri A Sappewali masih banyak hal yang perlu diselesaikan.

“Saya bersama bapak Bupati Bulukumba bukanlah pemimpin yang sempurna,” ujar pria berkacamata ini.

“Tidak ada pemimpin yang ingin dihujat oleh rakyatnya. Itulah sebabnya kami senantiasa bekerja keras untuk memastikan program kegiatan akan kami teruskan dalam sisa waktu periode ini yang akan berakhir pada tahun 2021,” tambah TSY.

Dia memeberkan, dimasa pemerintahannya bersama AM Sukri, lebih banyak memperbaiki pelayanan dasar sebagai bagian merespon keinginan masyarakat agar lebih dekat.

Hal ini diungkapkan bukan tanpa alasan, sebab Pemkab Bulukumba menempati posisi 8 dengan kinerja tertinggi secara nasional.

Sukri-Tomy memohon doa masyarakat, agar pemerintahannya bisa diselesaikan dan dilanjutkan dimasa mendatang.

. IL