Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno di Rakerda Partai Gerindra di Grand Sahid Jaya, Minggu (26/1). (CNN Indonesia)

BERITA.NEWS, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sekaligus mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno hadir dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerindra DKI, Minggu (26/1).

Keduanya sempat saling menyapa saat memberikan sambutan di depan peserta Rakerda. Keduanya diketahui sempat berpasangan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Seperti diketahui pada Agustus 2018, Sandi mengundurkan diri lantaran maju menjadi calon wakil presiden 2019-2024 mendampingi Prabowo Subianto.

“Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017-2018, Sandiaga Salahuddin Uno, tepuk tangan untuk Bang Sandi. Welcome back bro,” ujar Anies dalam sambutannya.

Sapaan Anies itu langsung dibalas oleh Sandi dalam sambutannya. Ia bahkan menyebut Anies sebagai mantan bosnya.

“Mantan bos saya bapak Anies Baswedan, kangen bro,” ucap Sandi, mengutip CNN Indonesia.

Dalam acara Rakerda itu, sejumlah kader Gerindra juga tampak hadir. Antara lain, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua DPP Partai Gerindra sekaligus calon Wagub Riza Patria, Ketua DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik.

Riza Patria saat ini diketahui diajukan oleh Gerindra untuk mengisi kekosongan kursi Wagub yang ditinggalkan Sandi. Sementara PKS diketahui mengajukan nama Nurmansjah Lubis.

Anies Baswedan diketahui tinggal menunggu waktu mendapatkan wakii gubernur DKI Jakarta.
Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat mengajukan dua nama calon wakil gubernur DKI Jakarta. Nama Nurmansyah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra sudah dikantongi Anies dan dilanjutkan ke DPRD DKI.

Dua nama ini menyudahi tarik ulur kedua partai sejak Sandiaga Uno mundur dari kursi wagub pada 28 Agustus 2018 untuk maju di Pilpres 2019.

Jauh sebelum dua nama itu muncul, PKS mulanya yakin jatah kursi wagub DKI memang milik partainya. Namun demikian, dua nama yang sebelumnya diusung, Agung Yulianto dan dan Ahmad Syaikhu terhempas. Padahal keduanya sudah menjalani rangkaian tes di DPRD hingga sowan ke fraksi sana-sini.