Massa Pro Anies di Dalam Balai Kota, Aksi Kontra Diarahkan ke Patung Kuda

Massa kontra Anies Baswedan (Yogi Ernes/detikcom)

BERITA.NEWS, Jakarta – Polisi memisahkan massa pro dan kontra Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang demo di Balai Kota DKI. Massa kontra Anies diarahkan untuk berdemo di Patung Kuda.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menyiapkan antisipasi adanya ketegangan antara kedua kelompok massa pro dan kontra. Menurutnya, kelompok pro Anies ditempatkan di dalam Balai Kota dan yang kontra di Patung Kuda.

“Massa yang ada di dalam itu adalah massa yang melakukan kegiatan maulid nabi yang diselenggarakan oleh pak Anies. Namun demikian, kami mengimbau penjaga supaya antara massa yang di dalam dan di luar ini tidak ketemu, kami sudah melakukan langkah-langkah dan saya menjamin massa yang kontra tidak akan masuk ke dalam, dan tidak akan melakukan tindakan-tindakan anarkis di depan balai kota,” ujar Heru di depan Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, (14/1/2020).

Baca Juga :  30 Jalan Umum di Jakarta Barat Terendam Banjir

“Massa kontra di sana, kita arahkan ke Patung Kuda. Yang ada di sini massa pro, di dalam balai kota. Mereka hanya mengikuti kegiatan maulid nabi,” lanjut Heru.

Heru meminta agar kedua kelompok massa untuk mempercayakan sepenuhnya keamanan terhadap kepolisian yang bertugas. Menurutnya, kedua kelompok massa itu telah menyepakati lokasi-lokasi pelaksanaan demo.

Baca Juga :  Ombudsman Makassar Sasar Madrasah Sosialisasi Pengawasan Pelayanan Publik

“Kontra akan sepakat akan demo di luar, dan massa yang pro sepakat akan berada di dalam,” katanya, dikutip dari Detikcom.

loading...